Harianppemalang.id, Pemalang, — Solidaritas kemanusiaan melintasi batas daerah. Seluruh anggota Fraksi PKS di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pemalang menunjukkan komitmennya dengan menyisihkan sebagian penghasilan mereka bulan ini. Dana tersebut didedikasikan sepenuhnya untuk membantu para penyintas bencana alam, seperti banjir dan tanah longsor, yang baru-baru ini terjadi di berbagai wilayah di Pulau Sumatra.
Langkah cepat para wakil rakyat ini merupakan implementasi nyata dari instruksi resmi Presiden PKS, Dr. Al Muzzammil Yusuf, M.Si., sekaligus dorongan murni untuk meringankan kesulitan yang dialami masyarakat terdampak.
Ketua Fraksi PKS DPRD Kabupaten Pemalang, dr. Irma Suryani Widyastuti, menyatakan bahwa kebijakan penyumbangan gaji ini adalah perwujudan konkret dari prinsip pelayanan dan nilai-nilai kemanusiaan yang dipegang teguh oleh PKS.”Bencana di Sumatra adalah kesedihan yang harus kita tanggung bersama. Aksi ini adalah panggilan jiwa dan bukti nyata solidaritas kami di Fraksi PKS Pemalang. Kami berharap donasi ini, meski jumlahnya terbatas, bisa segera digunakan untuk memenuhi kebutuhan pokok korban dan mempercepat fase pemulihan mereka,” jelas dr. Irma Suryani.
Dana yang terkumpul melalui pemotongan gaji ini akan disalurkan melalui mekanisme DPD PKS Kabupaten Pemalang sebelum dikonsolidasikan dan disalurkan secara terpusat ke lokasi yang membutuhkan.
Senada dengan Ketua Fraksi, Sekretaris FPKS Pemalang, Daliwan, S.Pd., menekankan bahwa semangat tolong-menolong harus terus diperkuat, terutama saat bangsa menghadapi kesulitan.”Kami mengajak segenap warga Pemalang untuk tidak berpangku tangan dan turut menyalurkan kepedulian. Ini bukan sekadar besaran nominal, melainkan perihal semangat gotong royong dan pengakuan bahwa kita adalah satu kesatuan keluarga besar Indonesia. Kami menjamin akuntabilitas penyaluran dana hingga sampai ke tangan pihak yang paling membutuhkan,” tambah Daliwan.
FPKS Pemalang berharap inisiatif ini dapat memberi sedikit napas lega dan memicu semangat optimisme baru bagi masyarakat di Sumatra agar lekas bangkit dan kembali menata kehidupan mereka.( Joko Longkeyang ).











