Harianpemalang.id, Pemalang – Upaya memperkuat ketahanan pangan di tingkat desa mulai membuahkan hasil nyata. BUMDesa Kramat Mulya yang berlokasi di Desa Kramat, Kecamatan Pemalang, Jawa Tengah, secara resmi menggelar panen perdana budidaya ikan lele pada Selasa (30/12/2025).
Program yang diinisiasi sejak pertengahan Oktober lalu ini memanfaatkan 12 kolam terpal berukuran 3 \times 6 meter. Sebanyak 25.000 bibit lele dikelola secara intensif untuk mendukung program Ketahanan Pangan Tahun 2025.
Dalam prosesi panen yang disaksikan langsung oleh Pemerintah Desa Kramat dan Pendamping Lokal Desa (PLD), tercatat sebanyak 91 kilogram ikan lele berhasil diangkat dari kolam. Ikan-ikan tersebut memiliki kualitas prima dengan ukuran rata-rata 9 ekor per kilogram.
Meskipun harga di tingkat tengkulak berada di angka Rp20.000 per kilogram—lebih rendah dari harga pasar yang mencapai Rp25.000 per kilogram—pihak BUMDesa menilai langkah ini paling efektif. Penjualan melalui tengkulak dianggap mampu menyerap seluruh hasil panen secara cepat dan stabil.
Manager Peternakan BUMDesa Kramat Mulya, Carmono, mengungkapkan bahwa proyek ini bukan sekadar urusan budidaya, melainkan tentang dampak sosial. Ia memproyeksikan adanya lapangan kerja baru bagi warga sekitar.”Visi jangka panjang kami adalah melibatkan warga dalam mendistribusikan hasil panen ke warung-warung makan. Dengan memutus rantai distribusi, warga bisa mendapatkan harga yang lebih kompetitif dibandingkan harga pasar,” ujar Carmono.
Dukungan inovasi juga datang dari Dina Intan Kartika selaku Pendamping Lokal Desa. Ia menyarankan agar BUMDesa tidak hanya menjual ikan segar, tetapi juga merambah ke produk olahan setengah jadi.”Inovasi lele marinasi dalam kemasan beku (frozen food) memiliki nilai jual yang jauh lebih tinggi. Selain memperpanjang masa simpan, produk ini bisa menjadi unit usaha baru yang menyerap tenaga kerja lokal,” kata Dina.
Melalui sinergi antara budidaya yang konsisten dan inovasi produk, Desa Kramat optimis mampu menjadi percontohan desa mandiri pangan di Kabupaten Pemalang.
Laporan : Supeno LPMD IT Kramat.
Editor : Joko Longkeyang.











