Example floating
Example floating
Example 728x250
BeritaHeadline NewsPemerintahan

Sengkuyung Surajaya, TMMD I Pemalang Resmi Digulirkan

386
×

Sengkuyung Surajaya, TMMD I Pemalang Resmi Digulirkan

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Harianpemalang.di, Pemalang – Semangat manunggalnya TNI dengan rakyat kembali terpancar di Kabupaten Pemalang. Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro secara resmi membuka Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap I Tahun Anggaran 2026 dalam upacara yang berlangsung khidmat di Lapangan Dusun Kemangmang, Desa Surajaya, Selasa (10/2).

​Program ini menjadi tonggak akselerasi pembangunan di wilayah pinggiran dengan mengusung tema relevan: “TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa”.

Advertisement
Example 300x600
Scroll kebawah untuk lihat konten

​Pemerintah Kabupaten Pemalang bersama Kodim 0711/Pemalang memfokuskan pengerjaan fisik pada penguatan aksesibilitas ekonomi warga. Selama 30 hari ke depan, para personel TNI akan bahu-membahu bersama masyarakat untuk menyelesaikan pengaspalan jalan sepanjang 1.362 meter serta pembangunan talud penahan tanah.

​Bupati Anom Widiyantoro menegaskan, TMMD adalah potret kemitraan harmonis yang mampu mempercepat target pembangunan daerah. “Ini adalah ikhtiar kita bersama untuk memastikan pembangunan hadir di tengah-tengah warga, tidak hanya sekadar infrastruktur, tetapi juga sentuhan kemanusiaan melalui rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH),” ujarnya usai menandatangani naskah program.

​Di sisi lain, Dandim 0711/Pemalang Letkol Inf Muhammad Arif menekankan bahwa pembangunan mental masyarakat juga menjadi skala prioritas. Melalui sasaran nonfisik, warga akan mendapatkan beragam penyuluhan mulai dari penanganan stunting, sosialisasi hukum, hingga pembekalan sektor pertanian.

​”TMMD ini bukan sebatas proyek konstruksi. Kami ingin membangun kembali jiwa gotong royong yang menjadi akar kekuatan bangsa. Sinergi anggaran dari Pemprov Jateng senilai Rp246 juta dan Pemkab Pemalang Rp417 juta ini harus memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan warga Surajaya,” tandas Dandim.

​Acara yang dihadiri jajaran Forkopimda tersebut ditutup dengan peninjauan langsung ke lokasi sasaran RTLH. Kehadiran berbagai elemen pasukan mulai dari TNI, Polri, hingga pelajar dan Pramuka menunjukkan bahwa membangun desa memang memerlukan kerja kolektif dari seluruh lapisan masyarakat.( Joko Longkeyang)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *