Harianpemalang.id, PEMALANG – Wajah infrastruktur di Dusun Kemamang, Desa Surajaya, kini mulai bersalin rupa. Melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap I Tahun 2026, Kodim 0711/Pemalang bersama masyarakat setempat tengah memacu pengerjaan fisik berupa pembangunan talud penahan jalan, Kamis (12/2/2026).
Langkah ini diambil sebagai respons preventif untuk memperkuat struktur badan jalan desa. Dengan topografi yang rentan, keberadaan talud dinilai krusial untuk mencegah pengikisan tanah (erosi) serta meminimalisasi potensi longsor yang kerap menghantui akses mobilitas warga, terutama saat curah hujan tinggi.
Pasiter Kodim 0711/Pemalang, Kapten Arm Eko Budiharjo, menegaskan bahwa sasaran fisik TMMD kali ini difokuskan pada kualitas bangunan yang mampu memberikan daya pakai jangka panjang. Menurutnya, akses transportasi yang stabil adalah fondasi utama bagi kemajuan ekonomi di tingkat perdesaan.”Kami tidak hanya membangun dinding beton, tetapi tengah mengupayakan rasa aman bagi warga dalam beraktivitas. Pembangunan talud ini diharapkan menjadi solusi permanen atas kekhawatiran masyarakat terhadap kerusakan jalan akibat abrasi tanah,” ujar Kapten Arm Eko di sela-sela peninjauan lokasi.
Pemandangan di lapangan menunjukkan kuatnya kemanunggalan TNI dengan rakyat. Tanpa canggung, para prajurit bahu-membahu bersama pemuda dan tokoh masyarakat setempat mengangkut material hingga menyusun batu. Antusiasme warga Dusun Kemamang ini menjadi kunci utama akselerasi pengerjaan di lapangan agar rampung tepat waktu.
Kapten Arm Eko menambahkan, keberhasilan TMMD sangat bergantung pada sinergi lintas elemen. Partisipasi aktif masyarakat adalah energi utama bagi TNI dalam menjalankan tugas pembangunan di wilayah. Lewat TMMD Sengkuyung 2026, Kodim 0711/Pemalang berupaya menghadirkan kontribusi nyata bagi peningkatan kesejahteraan dan pemerataan pembangunan di Kabupaten Pemalang.( Joko Longkeyang)











