Example floating
Example floating
Example 728x250
BeritaHeadline NewsPemerintahan

Ahmad Luthfi Instruksikan Perbaikan Longsor Ungaran Rampung Sepekan

387
×

Ahmad Luthfi Instruksikan Perbaikan Longsor Ungaran Rampung Sepekan

Sebarkan artikel ini

Sinergi Lintas Sektor, Ahmad Luthfi Intruksikan Prioritaskan Kesehatan Mental Penyintas

Example 468x60

Harianpemalang.id, Semarang – Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, mengambil langkah taktis dalam menangani bencana tanah longsor di Perumahan Delta Asri, Desa Leyangan, Kecamatan Ungaran Timur. Dalam kunjungannya pada Selasa pagi (17/2/2026), ia menegaskan bahwa perbaikan akses penghubung antar-RW yang terputus harus selesai dalam waktu satu minggu.

​Langkah ini diambil guna memastikan aktivitas sosial dan ekonomi warga tidak terganggu lebih lama akibat rusaknya infrastruktur vital.

Advertisement
Example 300x600
Scroll kebawah untuk lihat konten

​Kehadiran Gubernur di lokasi bencana tidak hanya untuk meninjau, tetapi juga memimpin langsung aksi kerja bakti. Ia menekankan bahwa penanganan darurat di Kabupaten Semarang ini merupakan cerminan kolaborasi yang solid antara Pemerintah Daerah, TNI-Polri, relawan, hingga elemen masyarakat.​”Ini adalah bentuk kekompakan di Kabupaten Semarang. Semua pihak, mulai dari Bupati, Dandim, Kapolres, hingga tim relawan, bahu-membahu menyelesaikan persoalan ini. Inilah wujud kehadiran negara di tengah situasi darurat,” ujar Ahmad Luthfi saat berada di lokasi terdampak.

​Ahmad Luthfi menaruh perhatian khusus pada jembatan penghubung yang roboh. Ia meminta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) untuk segera menyelesaikan kajian teknis tanpa menunda waktu. Menurutnya, masyarakat sudah terlalu lama menunggu kepastian akses jalan tersebut.”Kajian dari PUPR harus cepat. Jangan dibiarkan berlarut-larut karena warga sangat membutuhkan akses ini agar antar-RW kembali terhubung,” tegasnya didampingi Bupati Semarang, Ngesti Nugraha.

​Di tengah suasana kerja bakti, Gubernur juga menunjukkan sisi humanisnya dengan mengajak para relawan dan warga untuk sarapan bersama. Ia mengingatkan bahwa dalam menghadapi musibah, semangat gotong royong dan mencari solusi bersama jauh lebih penting daripada saling menyalahkan.

​Selain penanganan darurat, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah juga terus memperkuat langkah mitigasi. Pemprov Jateng rutin berkoordinasi dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) terkait potensi cuaca ekstrem dan pemetaan wilayah rawan bencana, seperti tanah bergerak dan banjir.

​Gubernur memastikan bahwa seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Jateng telah memiliki sistem respons otomatis. Begitu terjadi bencana, setiap dinas akan langsung bergerak sesuai fungsinya tanpa perlu menunggu instruksi berulang.

​Sebagai bagian dari upaya pemulihan, sejumlah bantuan telah disalurkan ke lokasi longsor Delta Asri. Pemerintah Kabupaten Semarang telah mengerahkan alat berat berupa crane untuk mengevakuasi material jembatan. Sementara itu, Pemprov Jateng memberikan bantuan berupa: Bibit pohon untuk rehabilitasi lahan.​ 100 paket sembako dari Baznas bagi warga terdampak. Logistik berupa beras dan kebutuhan pokok senilai lebih dari Rp9 juta. Perlengkapan lapangan berupa 100 pasang sepatu boots untuk relawan. 200 buah Al-Qur’an.

​Melalui penanganan yang cepat dan terintegrasi ini, diharapkan stabilitas wilayah Ungaran Timur segera kembali normal.**( Joko Longkeyang)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *