Harianpemalang.id, Brebes – Warga Desa Cikuya, Kecamatan Banjarharjo, kini bisa bernapas lega setelah akses jalan utama mereka yang selama puluhan tahun rusak parah, akhirnya diperbaiki. Melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-127, Kodim 0713/Brebes kini tengah merampungkan pembangunan jalan rabat beton yang kokoh.
Ratini (50), salah satu warga setempat, tak mampu menahan rasa harunya. Pria yang sehari-hari bekerja mencari pakan ternak ini menceritakan betapa sulitnya melintasi jalur tersebut sebelum tersentuh perbaikan, terutama saat musim hujan tiba.”Dulu kalau hujan, jalan ini praktis jadi kubangan lumpur. Motor sering selip dan sangat berbahaya. Sekarang alhamdulillah, berkat bantuan bapak-bapak TNI dari Kodim Brebes, jalan kami sudah dicor beton,” ungkap Ratini penuh syukur saat membantu personel Satgas di lokasi, Minggu (22/2/2026).
Pembangunan jalan ini dirancang dengan spesifikasi teknis yang mumpuni untuk mendukung mobilisasi hasil pertanian warga. Berikut adalah detail pengerjaannya:Panjang: 1.500 meter (1,5 kilometer). Lebar: 3 meter. Ketebalan: 0,15 meter (15 sentimeter).
Selain infrastruktur jalan, program TMMD kali ini juga mencakup sasaran tambahan berupa rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) bagi masyarakat kurang mampu serta penguatan konektivitas antarwilayah desa.
Komandan Kodim (Dandim) 0713/Brebes selaku Dansatgas TMMD, Letkol Inf Ambariyantomo, S.Hub.Int., menegaskan bahwa kualitas beton menjadi prioritas utama agar jalan tersebut dapat bertahan lama dan bermanfaat maksimal bagi ekonomi warga. “Kehadiran TNI di sini bertujuan untuk memastikan negara hadir dalam mengatasi kesulitan rakyat. Kami tidak hanya membangun jalan secara fisik, tetapi juga mempererat kemanunggalan dan semangat gotong royong,” tegas Letkol Ambariyantomo.
Kegiatan TMMD ke-127 di Desa Cikuya ini dijadwalkan akan ditutup secara resmi pada 11 Maret 2026 mendatang. Dengan tuntasnya proyek ini, distribusi hasil bumi diharapkan semakin lancar tanpa perlu lagi terkendala faktor cuaca buruk.**( Joko Longkeyang).








