Example floating
Example floating
Example 728x250
BeritaHeadline NewsPemerintahPemerintahan

Jateng Siaga Mudik 2026: Jalan Nasional Capai Kemantapan 93 Persen

365
×

Jateng Siaga Mudik 2026: Jalan Nasional Capai Kemantapan 93 Persen

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Harianpemalang.id, Pemalang – Infrastruktur jalan nasional di Jawa Tengah terus bersolek demi menyambut gelombang mudik Lebaran 2026. Data terbaru per 27 Februari 2026 menunjukkan bahwa tingkat kemantapan jalan di provinsi ini telah menyentuh angka 93,47 persen. Pencapaian ini menjadi jaminan bagi keamanan dan kenyamanan jutaan warga yang akan melintasi jalur utama Pulau Jawa.

​Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Tengah-DI Yogyakarta, Moch Iqbal Tamher, menegaskan bahwa prioritas utama saat ini adalah memacu perbaikan di Jalur Pantura yang merupakan urat nadi transportasi logistik dan penumpang dari arah Jakarta menuju Surabaya.​”Target kami adalah semua pekerjaan penambalan dan perbaikan rampung pada H-10 Lebaran. Kami ingin memastikan jalur utama sudah bebas kendala sebelum puncak arus kendaraan dimulai,” ungkap Iqbal, Jumat (27/2/2026).

Advertisement
Example 300x600
Scroll kebawah untuk lihat konten

​Salah satu proyek krusial yang tengah dikebut adalah peninggian jalan sepanjang 700 meter di ruas Kaligawe, Semarang. Jalur ini merupakan simpul padat yang menghubungkan arus kendaraan lintas provinsi. Meski volume kendaraan sangat tinggi, BBPJN memutuskan untuk tidak melakukan penutupan jalan total agar aktivitas ekonomi lokal tetap berjalan.

​Iqbal memproyeksikan ruas Kaligawe sudah dapat difungsikan secara optimal, baik jalur cepat maupun lambat, pada 11 Maret 2026 mendatang. Selain Semarang, preservasi intensif juga dilakukan di wilayah Pekalongan, Pemalang, Batang, hingga Kendal guna menangani kerusakan akibat intensitas hujan tinggi pada awal tahun.

​Tidak hanya sektor jalan sepanjang 1.581 kilometer, infrastruktur jembatan pun dipastikan siap tempur. Dari 852 unit jembatan yang ada di Jawa Tengah, tingkat kemantapan fisiknya telah mencapai 97,41 persen. Iqbal menginstruksikan seluruh jajarannya untuk tetap siaga menghadapi anomali cuaca.​”Tim di lapangan harus responsif. Jika terjadi kerusakan akibat hujan di malam hari, perbaikan harus segera dilakukan keesokan paginya agar target fungsional tidak terganggu,” tegasnya.

​Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, sebelumnya menyampaikan bahwa provinsi yang dipimpinnya akan menjadi pusat pergerakan warga selama periode Lebaran 2026. Berdasarkan estimasi Kementerian Perhubungan, sebanyak 17,7 juta pemudik akan memasuki wilayah Jateng, sementara total pergerakan warga di dalam provinsi diprediksi menembus 38,71 juta orang.

​Selain jalan nasional, pemerintah daerah juga menjamin kemantapan jalan provinsi sepanjang 2.200 kilometer yang saat ini sudah berada di angka 94 persen. Dengan kesiapan infrastruktur yang mencapai tingkat tertinggi dalam beberapa tahun terakhir, Jawa Tengah optimistis dapat memberikan pengalaman mudik yang lancar dan aman bagi seluruh masyarakat.**( Joko Longkeyang).

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *