Example floating
Example floating
Example 728x250
Headline News

Viral Mobil Dinas Berplat Putih, Sekdin Perpuska Pemalang Buka Suara Minta Maaf

307
×

Viral Mobil Dinas Berplat Putih, Sekdin Perpuska Pemalang Buka Suara Minta Maaf

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

PEMALANG – Jagat media sosial di wilayah Kabupaten Pemalang baru-baru ini dihebohkan dengan temuan kendaraan dinas yang diduga sengaja diubah plat nomornya menjadi warna putih. Menanggapi isu yang berkembang, Sekretaris Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dinperpuska) Kabupaten Pemalang, Sobirin, akhirnya memberikan pernyataan resmi terkait keterlibatan dirinya dalam insiden tersebut.

​Dalam keterangan yang disampaikan, Sobirin mengakui bahwa kendaraan dinas dengan nomor polisi G-1478-XD tersebut dikendarai olehnya saat menghadiri acara reuni di SMK Negeri 1 Pemalang pada Senin (23/3/2026).

Advertisement
Example 300x600
Scroll kebawah untuk lihat konten

​Pengakuan Kelalaian Pribadi

Sobirin menjelaskan bahwa tindakan tersebut dilakukan secara sadar namun didorong oleh alasan psikologis, yakni rasa canggung. Ia merasa tidak nyaman membawa identitas kendaraan dinas (plat merah) ke acara sosial yang bersifat personal.

​”Saya hadir secara pribadi sebagai alumni dalam acara reuni tersebut. Muncul rasa canggung jika harus menggunakan plat merah, sehingga saya berinisiatif menggantinya menjadi plat putih. Saya tegaskan, tidak ada niat untuk pamer jabatan atau mengelabui siapa pun,” jelasnya.

​Meski demikian, ia menyadari sepenuhnya bahwa alasan tersebut tidak dapat membenarkan penyalahgunaan fasilitas negara yang seharusnya hanya digunakan untuk operasional kedinasan.

​Siap Terima Konsekuensi

Sebagai bentuk pertanggungjawaban moral, Sobirin menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada jajaran pimpinan daerah, mulai dari Bupati Pemalang, Pj. Sekda, hingga seluruh masyarakat.

​”Saya menyatakan diri bersalah dan lalai karena menggunakan fasilitas kantor untuk kepentingan pribadi. Saya siap bertanggung jawab penuh atas segala konsekuensi dari tindakan ini dan berjanji hal serupa tidak akan pernah terulang kembali,” tegas Sobirin.

​Langkah berani pejabat ini dalam mengakui kesalahan di depan publik diharapkan dapat meredam kegaduhan sekaligus menjadi pelajaran berharga bagi seluruh aparatur negara dalam mengelola aset daerah secara bijak.( Joko Longkeyang).

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *