Harianpemalang.id, Pemalang – Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Adias Pemalang mempertegas perannya dalam mengawal kualitas demokrasi di Indonesia. Pada Rabu (6/5/2026), Rektor ITB Adias, Dr. H. Noor Rosyadi, S.E., M.M., secara resmi menerima kunjungan silaturahmi Ketua Bawaslu Kabupaten Pemalang, Sudadi, S.H., beserta jajaran di lingkungan kampus setempat.
Pertemuan yang berlangsung hangat tersebut menjadi momentum penting bagi dunia akademik dan lembaga pengawas pemilu untuk menyatukan visi. Keduanya berkomitmen membangun iklim pendidikan politik yang sehat, cerdas, dan bermartabat, khususnya bagi masyarakat di Kabupaten Pemalang.
Visi Akademisi untuk Demokrasi
Dalam diskusi tersebut, Dr. H. Noor Rosyadi menekankan bahwa perguruan tinggi memiliki tanggung jawab moral sebagai pusat pencerahan masyarakat. Ia menilai kampus harus menjadi garda terdepan dalam memberikan pendidikan politik yang objektif dan kritis.”Perguruan tinggi adalah pilar penting dalam mencerdaskan kehidupan demokrasi bangsa. Kami ingin kampus hadir memberikan pencerahan, sehingga masyarakat mampu berpolitik secara santun dan konstruktif,” tegas Dr. Noor Rosyadi.
Pertemuan ini juga menjadi wadah bagi Bawaslu untuk menyerap aspirasi dan masukan dari kalangan intelektual terkait dinamika politik lokal maupun nasional, terutama menjelang persiapan kontestasi politik tahun 2029 mendatang.
Kesiapan Mahasiswa sebagai Pengawas Partisipatif
Didampingi oleh Dian Murdianingsih, S.E., M.Si., Ak. dan Eli Irfandi, S.M., M.Si., Ak., pihak rektorat menyatakan bahwa edukasi mengenai aturan main pemilu sangat krusial. Pengetahuan tentang etika kampanye serta batasan hukum diperlukan agar masyarakat tidak terjebak dalam pelanggaran demokrasi.
ITB Adias Pemalang pun menyatakan kesiapan civitas akademikanya untuk terlibat aktif. Saat ini, terdapat ratusan mahasiswa yang siap berkontribusi, baik sebagai pemilih kritis, penyelenggara, maupun tenaga pengawas partisipatif yang berintegritas.
Apresiasi dari Bawaslu
Di sisi lain, Ketua Bawaslu Pemalang, Sudadi, S.H., menyampaikan apresiasi tinggi atas sambutan terbuka dari keluarga besar ITB Adias. Ia berharap kolaborasi ini berkelanjutan demi meningkatkan partisipasi generasi muda dalam kehidupan bernegara.”Sinergi dengan perguruan tinggi adalah kunci untuk meningkatkan kualitas demokrasi. Kami sangat menghargai dukungan ITB Adias dalam mengawal proses politik yang bersih,” ungkap Sudadi.
Agenda kunjungan ini ditutup dengan diskusi interaktif dan sesi foto bersama, mempertegas komitmen kedua belah pihak dalam menjaga marwah demokrasi yang jujur, adil, damai, dan bermartabat di Bumi Ikhlas.( Joko Longkeyang).











