Example floating
Example floating
Example 728x250
BeritaHeadline NewsPemerintahan

Usung Konsep Baru, PDIP Pemalang Satukan 14 Kecamatan Dalam Musancab demi Target Sapu Bersih Kursi DPRD

3
×

Usung Konsep Baru, PDIP Pemalang Satukan 14 Kecamatan Dalam Musancab demi Target Sapu Bersih Kursi DPRD

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Harianpemalang.id, Pemalang – Peta politik di Kabupaten Pemalang mulai menghangat. Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Pemalang membuat gebrakan baru dengan menyatukan pengurus dari 14 kecamatan dalam satu forum akbar. Agenda Musyawarah Anak Cabang (Musancab) serentak ini digelar di RGP Pemalang Convention Center, Bojongbata, pada Selasa (26/5/2026).

Advertisement
Example 300x600
Scroll kebawah untuk lihat konten

​Langkah memusatkan seluruh Pengurus Anak Cabang (PAC) di satu lokasi tersebut sengaja diambil sebagai pembuktian nyata atas kokohnya kerukunan dan kekuatan internal partai berlambang banteng bermoncong putih ini.

​Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Pemalang, Indianto, S.H., menegaskan bahwa konsolidasi besar-besaran ini berjalan sangat kondusif tanpa ada gesekan politis di tingkat internal yang dapat mengganggu jalannya musyawarah.

​”Gelaran Musancab PDI Perjuangan pada hari Selasa, 26 Mei 2026 di RGP Pemalang Convention Center ini sekali lagi alhamdulillah bisa berjalan dengan lancar. Tidak ada kemelut, tidak ada gejolak, tidak ada dinamika yang berarti sehingga menghambat jalannya Musancab pada kali ini,” ungkap Indianto optimistis saat ditemui di sela-sela acara.

​Ubah Pola Konsolidasi, Bebaskan Intervensi

​Indianto menjabarkan, ada perbedaan mencolok dalam mekanisme perhelatan Musancab periode ini dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Jika biasanya rapat pleno organisasi diselenggarakan secara terpisah di wilayah masing-masing kecamatan, kini polanya diubah demi menyalakan semangat kebersamaan secara kolektif.

​”Kalau dulu digelar di masing-masing PAC, kalau sekarang kita buat menjadi serentak di 14 kecamatan dan kami kumpulkan di RGP supaya kesannya adalah kita solid. Yang berikutnya adalah untuk memanaskan mesin-mesin partai yang mana terus akan kita jalankan konsolidasi partai,” tuturnya.

​Kebebasan berdemokrasi juga dijunjung tinggi dalam penyusunan formasi struktural. Pihak DPC menjamin tidak ada campur tangan atau intervensi sepihak dalam menentukan 11 personel di setiap wilayah PAC. Penentuan susunan pengurus, mulai dari sekretaris hingga wakil ketua, diserahkan sepenuhnya kepada hasil rembuk Ketua PAC terpilih bersama dua orang tim formatur dari ranting yang mengantongi perolehan suara tertinggi.

​Siasat Khusus Dongkrak Suara di Wilayah Lemah

​Selain mengincar penambahan jumlah kursi di parlemen lokal (DPRD Pemalang), forum ini juga menjadi ajang evaluasi taktis. Indianto secara terbuka menyoroti performa politik di Kecamatan Bodeh yang pada pesta demokrasi sebelumnya sempat merosot tajam. Wilayah ini dipastikan mendapat atensi penuh melalui perombakan komposisi pengurus secara selektif.

​”Kami memang agak kesulitan di Kecamatan Bodeh. Kebetulan pada Pemilu kemarin kita cukup ancur-ancuran, makanya di Bodeh ini kami buat perhatian khusus, treatment khusus, dan kami langsung mencari personel-personel yang tepat di Kecamatan Bodeh,” kata Indianto blak-blakan.

​Kobarkan Semangat Gotong Royong

​Suasana ruang sidang semakin membakar semangat saat Wakil Bendahara DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah, Dede Indra Permana Soediro, S.H., M.H., resmi membuka kegiatan. Ia mengimbau seluruh barisan kader untuk tidak memberi celah sedikit pun pada perpecahan.

​”Kader harus tetap solid dan kompak. Dengan persatuan dan kerja bersama, PDI Perjuangan akan semakin kuat dan mampu meraih hasil maksimal pada pemilu mendatang,” pekik Dede Indra di hadapan ratusan kader.

​Guna mematangkan taktik pemenangan berbasis gotong royong ini, sejumlah tokoh elite dan sesepuh partai turut mendampingi jalannya sidang. Di antaranya terlihat Dr. H. Junaedi, Slamet Efendi, Wasisto, serta Agung Dewanto.

​Hadir pula memberikan dukungan moril, Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Tengah, Hj. Irna Setiawati dan Putro Negoro Rekthosetho, yang berdampingan langsung dengan jajaran legislator dari Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Pemalang.( Joko Longkeyang).

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *