Example floating
Example floating
Example 728x250
BeritaHeadline NewsPemerintahan

Mematangkan Juru Catat Ekonomi Daerah, BPS Pemalang Rampungkan Pelatih Gelombang Pertama

7
×

Mematangkan Juru Catat Ekonomi Daerah, BPS Pemalang Rampungkan Pelatih Gelombang Pertama

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Harianpemalang.id, Pemalang — Ikhtiar untuk memotret wajah ekonomi Indonesia secara utuh dimulai dari kesiapan para petugas di lapangan. Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Pemalang merampungkan pelatihan tatap muka gelombang pertama bagi calon petugas Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) pada Kamis (4/6/2026).

​Agenda sepuluh tahunan ini menjadi krusial di tengah pergeseran lanskap bisnis pascapandemi yang semakin dinamis. Oleh karena itu, standardisasi pemahaman para petugas menjadi harga mati demi menghasilkan basis data yang valid, andal, dan terbebas dari bias lapangan.

Advertisement
Example 300x600
Scroll kebawah untuk lihat konten

​Guna memastikan efektivitas penyampaian materi, pelatihan yang berlangsung selama beberapa hari tersebut digelar secara paralel di enam lokasi berbeda. Pusat-pusat pelatihan (training center) ini tersebar di Hotel Regina, Hotel The Winner Premiere, Hotel Sentana Mulia, Hotel Kencana, Hotel Grand Wijaya, dan Hotel Akasia Budget Ulujami. Pembagian lokasi ini dilakukan agar interaksi dan simulasi antara instruktur dan peserta berjalan lebih mendalam.

​Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Pemalang Teguh Iman Santoso, S.Si, M.Si. menyampaikan bahwa tantangan terbesar sensus kali ini adalah menangkap geliat sektor informal dan ekonomi digital yang berkembang masif hingga ke tingkat kecamatan.”Akurasi data berawal dari pemahaman petugas yang menyeluruh. Melalui pelatihan terpusat ini, kami membekali mereka dengan kemampuan teknis sekaligus simulasi langsung menghadapi dinamika di lapangan,” ujarnya.

​Fondasi Pertengahan Juni

​Kabupaten Pemalang memiliki karakteristik ekonomi yang unik, dengan perpaduan sektor pertanian, UMKM konveksi, hingga sektor jasa yang mulai menggeliat. Keragaman ini menuntut kejelian petugas dalam mengklasifikasikan setiap lini usaha sesuai dengan standar internasional yang berlaku.

​Selesainya gelombang pertama ini menandai kesiapan separuh kekuatan BPS Pemalang sebelum menerjunkan personel ke lapangan pada pertengahan Juni nanti. Melalui bekal simulasi kasus, pemahaman konsep, serta penajaman integritas, para calon petugas ini diharapkan tidak sekadar menjadi pencatat angka, melainkan agen yang menjamin kualitas perencanaan pembangunan nasional dari wilayah lini depan.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *