Example floating
Example floating
Example 728x250
BeritaHeadline NewsPemerintahan

Pemkab Pemalang Siap Serahkan Belasah Mobil Siaga ke Pemerintahan Desa

4
×

Pemkab Pemalang Siap Serahkan Belasah Mobil Siaga ke Pemerintahan Desa

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

PEMALANG, HARIANPEMALANG.ID – Pemerintah Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah kembali membuktikan komitmennya dalam meningkatkan aksesibilitas layanan kesehatan dasar di tingkat akar rumput. Melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (Dinpermasdes), Pemkab Pemalang menyatakan kesiapan untuk menyerahkan 15 unit mobil siaga terbaru kepada sejumlah desa di wilayahnya. Langkah strategis ini merupakan kelanjutan dari kebijakan Bupati Pemalang untuk memperkuat ketangguhan sistem tanggap darurat kesehatan di setiap komunitas.

Advertisement
Example 300x600
Scroll kebawah untuk lihat konten

Kepala Dinpermasdes Kabupaten Pemalang, Drs. Andri Adi, M.Si., dalam wawancara di kantornya pada Senin (6/7/2026), menjelaskan bahwa distribusi kendaraan operasional ini didasarkan pada evaluasi kebutuhan dan peningkatan kualitas pelayanan. “Saat ini sudah siap 15 unit mobil siaga yang akan segera didistribusikan,” ujar Andri Adi. Ia menekankan bahwa pemilihan desa penerima masih dalam tahap finalisasi verifikasi administrasi dan kebutuhan prioritas, sehingga daftar nama desa belum dapat dipublikasikan secara rinci saat ini.

Andri Adi secara tegas meluruskan spekulasi masyarakat yang mengaitkan pembagian aset bernilai tinggi ini dengan momentum Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak yang dijadwalkan pada November 2026. Ia memastikan bahwa program ini murni merupakan implementasi teknis dari visi pembangunan daerah dan tidak memiliki keterkaitan politik praktis whatsoever. “Pembagian mobil siaga ini tidak ada hubungannya dengan Pilkades. Ini adalah program lanjutan kebijakan Bupati untuk pelayanan publik satu desa satu unit mobil siaga. Sebelumnya, pada pertengahan Bulan Mei 2025 telah diserahkan 16 unit di Pendopo Kabupaten Pemalang dan saat peresmian City juga dibagikan 4 unit. Kini giliran Desa lainnya,” jelasnya dengan nada tegas namun terbuka.

Yang menarik dari penyerahan kali ini adalah adanya inovasi desain yang signifikan dibandingkan unit-unit sebelumnya. Berdasarkan evaluasi lapangan dan pertimbangan harga, mobil siaga generasi terbaru ini dilengkapi dengan fitur bangsal pasien yang dapat diturunkan (drop-down stretcher). Fitur ini memungkinkan petugas medis atau relawan desa untuk memindahkan pasien dengan lebih mudah, ergonomis, dan minim risiko cedera sekunder. Hal ini berbeda dengan model lama di mana bangsal pasien bersifat statis di dalam kabin, yang seringkali menyulitkan proses evakuasi, terutama bagi pasien dengan kondisi kritis atau lansia.

Inovasi ini menunjukkan bahwa Pemkab Pemalang tidak hanya fokus pada kuantitas bantuan, tetapi juga pada aspek fungsionalitas dan kemanusiaan. Kemudahan akses bagi pasien menjadi prioritas utama dalam desain pengadaan alat kesehatan bergerak ini. Dengan adanya fasilitas tersebut, respons waktu (response time) terhadap keadaan gawat darurat di desa-desa diharapkan dapat lebih efisien, sehingga peluang keselamatan nyawa warga semakin besar.

Dengan total puluhan unit mobil siaga yang telah dan akan beroperasi, bahkan nantinya satu desa satu unit mobil siaga Pemerintah Kabupaten Pemalang sedang membangun jejaring keselamatan kesehatan yang solid dari tingkat dusun hingga kabupaten. ( Joko Longkeyang).

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *