BeritaHeadline NewsPemerintahan

Mahasiswa KKN UNDIP Luncurkan Buku Kas Digital, Tata Kelola Keuangan Madrasah Nurul Huda Kini Lebih Modern

5
×

Mahasiswa KKN UNDIP Luncurkan Buku Kas Digital, Tata Kelola Keuangan Madrasah Nurul Huda Kini Lebih Modern

Sebarkan artikel ini

Harianpemalang.id, Pemalang – Inovasi nyata datang dari mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro yang kini bertugas di Kabupaten Pemalang. Melalui program kerja bertajuk “Digitalisasi Sistem Pencatatan Keuangan Madrasah”, mahasiswa dari program studi Akuntansi Perpajakan ini berhasil mentransformasi tata kelola keuangan Madrasah Nurul Huda, Desa Gintung, Kecamatan Comal, dari sistem manual menjadi sistem digital yang lebih cepat, transparan, dan akuntabel.

Selama ini, seluruh pencatatan keuangan di Madrasah Nurul Huda masih dilakukan secara konvensional menggunakan buku tulis folio atau yang dikenal sebagai “buku batik”. Metode manual ini tak hanya memakan waktu, tetapi juga rentan terhadap kesalahan hitung, kerusakan arsip fisik, serta kesulitan dalam menyusun laporan berkala secara cepat dan akurat.

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

Melihat tantangan tersebut, tim KKN UNDIP merancang solusi berupa Buku Kas Digital berbasis Microsoft Excel yang dilengkapi rumus perhitungan otomatis. Sistem ini mencakup pencatatan kas masuk, kas keluar, pengelompokan pos anggaran, mutasi harian, hingga tampilan rekapitulasi saldo secara real-time. Pengurus madrasah kini cukup memasukkan angka, maka laporan akan tersusun sendiri — praktis dan minim kesalahan.”Kami ingin memastikan lembaga pendidikan di tingkat desa juga dapat merasakan kemudahan teknologi. Sistem ini dirancang sederhana namun lengkap, sehingga mudah digunakan oleh pengurus tanpa kemampuan teknis khusus,” ungkap perwakilan tim KKN UNDIP.

Program ini pun telah resmi diserahkan kepada pihak pengelola Madrasah Nurul Huda pada 10 Agustus 2026, lengkap dengan berkas master file dan panduan penggunaan. Pihak madrasah menyambut baik inovasi ini, karena secara signifikan memangkas beban kerja administratif serta memudahkan pelaporan kepada komite dan yayasan.

Langkah ini menjadi bukti bahwa sinergi antara dunia akademik dan masyarakat dapat melahirkan solusi sederhana namun berdampak besar. Digitalisasi tata kelola keuangan madrasah ini diharapkan dapat berjalan berkelanjutan dan menjadi contoh bagi lembaga pendidikan lainnya di wilayah Kecamatan Comal maupun Kabupaten Pemalang.

Editor: Ahmad Joko SSP, S.H., C. Neg.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *