Headline News

Kisruh Popda Jateng 2026: Ketua PTMSI Pemalang Sentil Pencoretan Atlet Sepihak

×

Kisruh Popda Jateng 2026: Ketua PTMSI Pemalang Sentil Pencoretan Atlet Sepihak

Sebarkan artikel ini

PEMALANG, Harianpemalang.id — Dunia olahraga pelajar di Kabupaten Pemalang tengah diguncang gelombang protes. Ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Jawa Tengah 2026 yang seharusnya menjadi panggung pembuktian prestasi anak-anak muda justru tercoreng oleh dugaan pencoretan dan pergantian atlet secara sepihak. Menanggapi kisruh yang viral di media sosial ini, Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) Kabupaten Pemalang akhirnya angkat bicara.

Ketua PTMSI Kabupaten Pemalang terpilih, Dr. Imam Subiyanto, S.H., M.H., secara terbuka menyampaikan rasa kekecewaannya yang mendalam. Ia menilai insiden semacam ini mencederai sportivitas dan merusak mental atlet muda yang telah berjuang mengharumkan nama daerah.”Saya menyayangkan terjadinya permasalahan tersebut, ini menjadi perhatian kita, agar nanti tidak ada lagi yang seperti itu,” ungkap Imam Subiyanto saat memberikan keterangan pers, Rabu (2/9/2026)

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

Kronologi Pencoretan Fiqi Qubaela yang Menuai Tanda Tanya
​Polemik ini bermula ketika seorang atlet pelajar bernama Fiqi Qubaela mendapati namanya hilang dari daftar kontingen resmi yang diberangkatkan ke ajang Popda Jateng 2026. Padahal, secara prestasi di atas kertas, Fiqi merupakan peraih medali juara pertama pada ajang seleksi Popda tingkat Kabupaten Pemalang.
​Secara mengejutkan dan tanpa pemberitahuan resmi kepada pihak keluarga, posisinya digantikan oleh atlet lain bernama Faiq. Keputusan mendadak tanpa transparansi ini sontak memicu kekecewaan luar biasa dari keluarga atlet.

​Demi menuntut keadilan, Fiqi bahkan sempat nekat mendatangi lokasi technical meeting Popda Jawa Tengah di Semarang untuk mencari kejelasan langsung.

Sayangnya, hingga kini, alasan di balik pencoretan dirinya dari kursi delegasi resmi Kabupaten Pemalang masih diselimuti misteri tanpa jawaban memuaskan dari pihak berwenang.

Janji Tegas Kepengurusan Baru PTMSI
​Menyikapi sengkarut yang kadung menjadi sorotan publik luas ini, Imam Subiyanto memastikan bahwa kejadian serupa tidak boleh ditoleransi di masa depan. Ia menegaskan bahwa setelah resmi dilantik, pembenahan manajemen dan transparansi seleksi akan menjadi prioritas mutlak di bawah kepemimpinannya.”Di kepengurusan saya nanti, saya pastikan tidak akan terjadi yang seperti itu,” tandas Imam dengan nada tegas.

Humas PTMSI Kabupaten Pemalang.

Ahmad Joko SSP, S.H., C.Neg.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *