Example floating
Example floating
Example 728x250
BeritaHeadline NewsPemerintahan

Akselerasi Pemulihan Pasca Benda Alam Pulosari, Dandim Pemalang Kawal Rekonstruksi 9 Jembatan

293
×

Akselerasi Pemulihan Pasca Benda Alam Pulosari, Dandim Pemalang Kawal Rekonstruksi 9 Jembatan

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Harianpemalang.id, Pemalang – Komandan Kodim (Dandim) 0711/Pemalang, Letkol Inf Muhammad Arif, S.Hub.Int., menginspeksi langsung progres pembangunan sejumlah jembatan di Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pemalang, Senin (23/2/2026). Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan infrastruktur penghubung yang hancur akibat banjir bandang kembali terbangun dengan standar kualitas tinggi.

​Dalam kunjungan lapangan tersebut, Dandim didampingi oleh jajaran strategis, termasuk Pasiter Kodim 0711/Pemalang Kapten Arm Eko Budiharjo, Danramil 13/Pulosari Kapten Inf Nurma Firdaus, serta Kepala Desa Penakir Agus Riyadi. Kehadiran personel TNI AD ini menegaskan fungsi pengawasan sekaligus kepedulian terhadap percepatan pemulihan fasilitas publik.“Kami hadir untuk memastikan proyek ini berjalan optimal dan tepat sasaran. Kualitas bangunan menjadi kunci utama agar infrastruktur ini benar-benar aman dan memberikan manfaat jangka panjang bagi warga,” tegas Letkol Inf Muhammad Arif di lokasi peninjauan.

Advertisement
Example 300x600
Scroll kebawah untuk lihat konten

​Fokus utama rekonstruksi berada di Desa Penakir, yang mencakup sembilan titik jembatan strategis melintasi beberapa aliran sungai, di antaranya: Sungai Comal: Meliputi akses di Dukuh Krajan (RT 09/03), Dukuh Sigeblog (RT 05/02), dan Dukuh Sarangan (RT 17/06). Sungai Penakir: Menghubungkan Dukuh Sigeblog (RT 01/01), Dukuh Sarangan (RT 17/06), dan Dukuh Sawangan (RT 19/07). Sungai Gintung: Terletak di Dukuh Wanasari (RT 28/10) dan Dukuh Sawangan (RT 21/07). Sungai Gesing: Menghubungkan wilayah Dukuh Sawangan (RT 22/08).

​Letkol Inf Muhammad Arif menekankan bahwa keberadaan jembatan yang layak bukan sekadar fasilitas fisik, melainkan urat nadi bagi mobilitas warga. Sebelumnya, banjir bandang sempat melumpuhkan akses transportasi, yang berdampak langsung pada sektor ekonomi, pendidikan, hingga layanan kesehatan.“Dengan terbangunnya kembali jembatan-jembatan ini, kami berharap aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat segera bangkit. Keamanan dan keselamatan pengguna jalan adalah prioritas yang tidak bisa ditawar,” imbuhnya.

​Diharapkan, dengan pengawasan ketat dari pihak Kodim 0711/Pemalang, seluruh proses pembangunan dapat rampung tepat waktu. Hal ini bertujuan agar roda kehidupan masyarakat di Kecamatan Pulosari dapat kembali normal dan lebih tangguh menghadapi potensi bencana di masa depan.*(Joko Longkeyang ).

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *