Example floating
Example floating
Example 728x250
BeritaHeadline NewsPemerintahan

Aksi Mandiri KPPI Pemalang: Salurkan Sembako bagi Warga Pesisir Terdampak Iklim

308
×

Aksi Mandiri KPPI Pemalang: Salurkan Sembako bagi Warga Pesisir Terdampak Iklim

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Harian pemalang.id, PEMALANG – Kesatuan Perempuan Pesisir Indonesia (KPPI) menunjukkan kepedulian nyata terhadap kondisi ekonomi masyarakat pesisir di Kabupaten Pemalang. Melalui program Rapid Respond, pengurus DPD KPPI Pemalang mendistribusikan bantuan paket sembako kepada keluarga nelayan dan warga yang terdampak krisis lingkungan pada 23–24 Februari 2026.

​Program ini merupakan inisiatif serentak yang dijalankan oleh lima DPD KPPI di seluruh Indonesia. Di Provinsi Jawa Tengah, Kabupaten Pemalang dan Demak menjadi dua wilayah yang diprioritaskan untuk menerima bantuan tersebut berdasarkan usulan pengurus daerah.

Advertisement
Example 300x600
Scroll kebawah untuk lihat konten

​Ketua DPD KPPI Pemalang, Auriza Syva Putri, menegaskan bahwa bantuan pangan ini murni merupakan program mandiri yang digagas oleh organisasi KPPI melalui aspirasi pengurus di tiap daerah.​”Program pembagian sembako ini bukanlah bantuan dari pemerintah, melainkan inisiatif KPPI untuk merespons beban ekonomi warga pesisir. Kami ingin meringankan kesulitan warga yang saat ini terkena dampak perubahan iklim dan bencana alam yang kerap melanda pesisir Pemalang,” jelas Auriza dalam keterangannya, Selasa (24/2/2026).

​Sebagai daerah dengan garis pantai terpanjang di jalur Pantura, masyarakat Pemalang sangat bergantung pada sumber daya laut. Namun, tingginya potensi ekonomi di wilayah ini berbanding lurus dengan tingginya risiko kerentanan akibat faktor alam.

​Bantuan disalurkan di sepanjang wilayah utara Kabupaten Pemalang, menjangkau basis-basis anggota KPPI dan KNTI (Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia) yang tersebar di tiga kecamatan:

​Kecamatan Ulujami: Desa Ketapang, Mojo, dan Pesantren.

​Kecamatan Taman: Desa Asemdoyong.

​Kecamatan Pemalang: Wilayah Widuri, Sugihwaras, Tanjungsari, serta Danasari Penjarakan.

​Aksi ini dinilai sangat krusial mengingat kondisi ekonomi warga pesisir yang cenderung melemah akibat fenomena iklim yang tidak menentu. Penyaluran sembako ini bukan sekadar bantuan logistik, melainkan bentuk dukungan moral bagi kaum perempuan pesisir agar tetap tangguh.​”Dampak perubahan iklim ini sangat dirasakan oleh warga. Kami berharap bantuan ini bermanfaat bagi mereka sembari menunggu musim paceklik segera berakhir dan perputaran ekonomi kembali lancar seiring membaiknya kondisi alam,” tutup Auriza.( Joko Longkeyang)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *