Example floating
Example floating
Example 728x250
BeritaHeadline NewsPemerintahan

Atasi Banjir Menahun, Terobosan Drainase Bupati Tuai Pujian DPRD Pemalang

91
×

Atasi Banjir Menahun, Terobosan Drainase Bupati Tuai Pujian DPRD Pemalang

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Harianpemalang.id, Pemalang – Keseriusan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pemalang dalam menuntaskan persoalan banjir di wilayah perkotaan mulai menunjukkan progres signifikan. Langkah responsif Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro, yang fokus pada pembenahan titik-titik drainase vital kini mendapatkan apresiasi luas, termasuk dari jajaran parlemen daerah.

Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Heru Kundhimiarso, menyatakan dukungannya terhadap kinerja eksekutif yang dinilai proaktif. Menurutnya, pembenahan infrastruktur air ini merupakan sinyal kuat bahwa pemerintah daerah serius menangani “momok” banjir yang telah membebani warga selama bertahun-tahun.”Kami sangat mengapresiasi gerak cepat yang dilakukan saat ini dalam menangani permasalahan banjir, sesuai dengan poin-poin yang kami usulkan sebelumnya,” ujar tokoh yang akrab disapa Kundhi tersebut dalam keterangan pers kepada awak media, Senin (22/12/2025).

Advertisement
Example 300x600
Scroll kebawah untuk lihat konten

Transformasi dari Kritik Menuju Aksi Nyata
Perlu diketahui, persoalan saluran pembuangan air ini sempat menjadi sorotan tajam di gedung DPRD Pemalang. Kundhi dikenal vokal dalam mengkritik pemerintah agar tidak hanya fokus pada estetika kota melalui proyek city walk, tetapi juga memprioritaskan fungsi drainase bawah tanah.
Kritik tersebut pernah ia sampaikan secara tegas dalam Rapat Kerja Panitia Khusus (Pansus) II terkait Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) pada Juni lalu. Kini, sinergi antara masukan legislatif dan eksekusi eksekutif mulai terlihat melalui rangkaian program teknis: Pembangunan Polder Air: Berfungsi sebagai kolam retensi untuk mengendalikan debit air. Normalisasi Sungai: Fokus pada pengangkatan sedimen (pengerukan) guna memperdalam daya tampung air. Penataan Sistem Drainase: Sinkronisasi saluran air di pusat perkotaan agar lebih terintegrasi.

Meski langkah Pemkab Pemalang sudah berada di jalur yang benar, Kundhi mengingatkan jajaran pemerintah agar tidak lekas berpuas diri. Mantan aktivis pendiri Aliansi Pemalang Raya (AMPERA) ini menekankan bahwa tantangan ke depan semakin berat akibat faktor cuaca.”Mengingat cuaca ekstrem yang melanda belakangan ini, volume air berpotensi meningkat drastis. Oleh karena itu, konsistensi dan kesiapsiagaan harus tetap dijaga agar hasil kerja keras yang sudah dilakukan saat ini tidak sia-sia,” tegasnya.

Dukungan terhadap program normalisasi ini diharapkan menjadi momentum bagi Pemkab Pemalang untuk terus melakukan pembenahan berkelanjutan, sehingga kenyamanan warga perkotaan tetap terjaga meski hujan deras melanda.( Joko Longkeyang).

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *