Harianpemalang.id, Pekalongan – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bergerak cepat dalam menanggulangi bencana banjir yang mengepung wilayah Kota dan Kabupaten Pekalongan. Selain mengerahkan belasan unit pompa air untuk mempercepat pengeringan genangan, bantuan logistik senilai ratusan juta rupiah juga digelontorkan guna menjamin kebutuhan dasar warga terdampak.

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, memberikan instruksi tegas kepada seluruh jajaran terkait untuk melakukan penanganan terpadu dan respons kilat terhadap kebutuhan warga di lapangan.”Apa yang diperlukan pengungsi, segera tangani,” tegas Gubernur saat memberikan instruksi koordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait. Ia menekankan bahwa langkah darurat harus berjalan tepat sasaran demi memastikan keselamatan warga hingga kondisi kembali normal.
Kepala Pelaksana Harian BPBD Jateng, Bergas Catur Penanggungan, merinci bahwa total bantuan yang dikucurkan telah mencapai ratusan juta rupiah. Gelombang awal bantuan pada Januari lalu mencapai Rp359.395.578 untuk dua wilayah Pekalongan.”Bantuan terus berlanjut. Terbaru, melalui Dinsos, BPBD, dan Dishanpan disalurkan Rp187.109.308, ditambah dukungan dari Korpri Jateng sebesar Rp25.000.000,” jelas Bergas, Selasa (10/2/2026).
Untuk mempercepat surutnya air, sebanyak 12 unit pompa mobile diterjunkan. Rinciannya, 8 unit berasal dari DPUPR Jateng, sementara 4 unit lainnya merupakan dukungan dari BPBD Demak, Kota Semarang, Solo, dan Pemalang. Selain pompanisasi, peninggian tanggul darurat menggunakan kantong pasir (sandbag) juga dilakukan bersama TNI-Polri.
Senada, Kepala Dinas Sosial Jateng, Imam Maskur, memastikan bahwa aspek logistik dan kenyamanan pengungsi menjadi prioritas utama. Bantuan yang dikirimkan mencakup kebutuhan pangan, peralatan evakuasi, sandang, hingga perlengkapan keluarga.”Kami ingin memastikan dapur umum dan tempat pengungsian layak bagi warga, meski sifatnya sementara. Fokus utama kami adalah kebutuhan dasar terpenuhi sambil terus berupaya agar banjir segera surut,” pungkas Imam. (*)











