Harianpemalang.id, Semarang – Menuju setahun masa kepemimpinannya, Gubernur Ahmad Luthfi mendapat perhatian khusus dari anggota DPRD Jawa Tengah. Banyak yang menilai bahwa gaya kepemimpinannya berbeda dibandingkan dengan kepala daerah lain. Minim pencitraan dan lebih fokus pada kerja nyata menjadi ciri khasnya. Tak mengherankan, ia jarang terlihat di tengah publik demi meningkatkan popularitas.
Apresiasi terhadap kepemimpinannya datang dari beberapa fraksi, termasuk PKS, Golkar, dan PDIP, yang sebelumnya berlawanan dalam pemilihan. Sekretaris Fraksi PKS, Ida Nurul Farida, menekankan bahwa penilaian terhadap kinerja Gubernur tidak seharusnya diukur dari seberapa sering ia berada di masyarakat. Yang lebih penting adalah realisasi program-program kerja.
Ia mengungkapkan bahwa penurunan angka kemiskinan dan pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) mencerminkan keberhasilan yang nyata. “Pak Gubernur tidak melakukan pencitraan. Beliau bersama Wakil Gubernur Taj Yasin lebih mengedepankan kerja substansial. Meskipun program-program itu tidak selalu populer, dampaknya sangat dirasakan oleh masyarakat,” ujarnya.
Menanggapi kritik di media sosial, Farida berpendapat bahwa pandangan pro dan kontra merupakan hal yang wajar. “Tidak mungkin setiap orang puas. Namun, pemerintah harus tetap bertanggung jawab atas rencana dan pelaksanaan program yang sudah hampir terwujud,” lanjutnya.
Di sisi lain, anggota Fraksi PDI Perjuangan, Messy Widiastuti, menyoroti kerjasama antara Gubernur dan Wakil Gubernur dalam merespons bencana alam yang melanda berbagai daerah di Jawa Tengah. Ia berharap kinerja yang baik ini dapat berlanjut untuk kegiatan-kegiatan masyarakat lainnya.
Demikian pula, anggota Fraksi Partai Golkar, Padmasari Mestikajati, memberikan sambutan positif kepada Gubernur yang tetap produktif meskipun ada tantangan, seperti pemotongan dana dari pusat. Ia juga menyoroti pentingnya program perlindungan untuk perempuan dan anak, termasuk rumah perlindungan di tingkat lokal.
Dengan dukungan dari berbagai fraksi, jelas bahwa gaya kepemimpinan Ahmad Luthfi sedang mendapat perhatian dari berbagai pihak. Pengamatan ini menunjukkan bahwa saat ini, publik lebih mengharapkan hasil nyata daripada sekadar menjual citra.**( Joko Longkeyang).











