Example floating
Example floating
Example 728x250
Headline News

Gubernur Ahmad Luthfi Borong Dagangan Saat Sidak di Pasar Bunder Sragen

380
×

Gubernur Ahmad Luthfi Borong Dagangan Saat Sidak di Pasar Bunder Sragen

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Harianpemalang.id, Pemalang – Menjelang perayaan Hari Raya Idulfitri 1447 H, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) terus memperketat pengawasan terhadap stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok penting. Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, melakukan inspeksi mendadak (sidak) langsung ke Pasar Bunder, Kabupaten Sragen, pada Rabu (18/3/2026).

​Langkah jemput bola ini dilakukan untuk memastikan daya beli masyarakat tetap terjaga di tengah lonjakan permintaan yang biasanya terjadi menjelang Lebaran. Dalam kunjungannya, Luthfi didampingi oleh jajaran Dinas Ketahanan Pangan (Dishanpan) serta Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Jateng.

Advertisement
Example 300x600
Scroll kebawah untuk lihat konten

​Pengecekan Langsung di Lapangan

​Di tengah hiruk pikuk pasar, Ahmad Luthfi tidak sekadar memantau lewat aplikasi “Siaga” milik Pemprov. Ia memilih berinteraksi langsung dengan para pedagang untuk mendapatkan data riil.​”Pemantauan digital itu penting, tetapi turun langsung untuk melakukan recheck hingga final check jauh lebih krusial, terutama menjelang H-2 Lebaran. Kita harus pastikan tidak ada gejolak harga yang mencekik warga,” tegas Ahmad Luthfi.

​Momen hangat terjadi ketika Gubernur memborong sejumlah dagangan dari lapak pedagang dan membagikannya secara cuma-cuma kepada pengunjung pasar. Aksi spontan ini pun memicu antusiasme warga di lokasi.

​Tren Harga Menurun

​Berdasarkan hasil pantauan di Pasar Bunder, harga beberapa komoditas yang sebelumnya sempat melambung kini mulai melandai. Harga cabai rawit merah yang sempat menyentuh angka Rp100.000 per kilogram, kini sudah turun ke kisaran Rp70.000 hingga Rp65.000 per kilogram.

​Untuk kebutuhan protein, daging sapi masih terpantau stabil di angka Rp130.000 hingga Rp140.000 per kilogram tergantung kualitas. Sementara itu, komoditas beras dipastikan tetap berada dalam rentang Harga Eceran Tertinggi (HET) dengan pasokan yang melimpah.

​Intervensi Cepat BUMD Pangan

​Pemerintah Provinsi tidak akan tinggal diam jika ditemukan anomali harga. Ahmad Luthfi menegaskan bahwa pihaknya telah menyiapkan skema intervensi melalui BUMD pangan, PT Jateng Agro Berdikari (JTAB).

​Kepala Disperindag Jateng, Julie Emmy, menambahkan bahwa program seperti “Gerakan Pangan Murah” (GPM) dan penyaluran Minyakita secara rutin oleh Bulog menjadi kunci terjaganya stok di pasar tradisional.

​Dengan koordinasi yang solid antara 35 kabupaten/kota, Pemprov Jateng optimistis kebutuhan pangan masyarakat selama Idulfitri akan terpenuhi tanpa kendala distribusi maupun lonjakan harga yang signifikan.**( Joko Longkeyang).

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *