Harianpemalang.id, Pemalang – Dinamika pemilihan Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Pemalang periode 2026–2030 kian memanas. Salah satu kandidat, Hengki Wijaya, mendatangi kantor panitia penjaringan pada Minggu malam (16/3/2026) sesaat sebelum pendaftaran resmi ditutup.
Hengki tiba di Sekretariat KONI Pemalang, Gedung Kridanggo Lantai 2, tepat pada pukul 23.54 WIB. Kehadirannya di pengujung waktu ini bertujuan untuk melengkapi kekurangan dokumen persyaratan yang sebelumnya sempat tertunda saat penyerahan formulir pekan lalu.
Kejar Syarat Dukungan Cabang Olahraga
Langkah cepat di detik-detik terakhir ini menjadi krusial karena merupakan batas akhir yang ditentukan oleh Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP). Dokumen tambahan yang diserahkan meliputi surat dukungan resmi dari cabang olahraga (cabor) sebagai syarat administratif utama.
Ketua TPP KONI Pemalang, Ir. Muzaki, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah menerima berkas susulan dari kandidat tersebut. Ia memastikan penyerahan dilakukan masih dalam koridor waktu yang sah sebelum pukul 24.00 WIB.”Kami menerima dokumen pelengkap dari Saudara Hengki Wijaya, termasuk surat dukungan dari cabor. Langkah selanjutnya adalah proses verifikasi administrasi untuk memastikan semua data sesuai dengan regulasi yang ada,” jelas Muzaki.
TPP Garansi Proses Transparan
Muzaki menegaskan bahwa setiap tahapan penjaringan akan dikawal ketat dengan prinsip keterbukaan. Hal ini dilakukan guna memastikan nakhoda baru KONI Pemalang mendatang lahir dari proses yang adil dan sesuai konstitusi organisasi.”Integritas adalah prioritas kami. Semua bakal calon diperlakukan setara sesuai mekanisme yang berlaku tanpa ada pengecualian,” pungkasnya.
Pencalonan Ketua Umum KONI Pemalang sendiri mewajibkan setiap kandidat mengantongi dukungan minimal dari cabor yang memiliki hak suara sah dalam Musyawarah Olahraga Kabupaten (Musorkab).**( Joko Longkeyang).











