Example floating
Example floating
Example 728x250
Headline News

Hengki Wijaya Pilih Mundur, Peta Kekuatan KONI Pemalang Berubah!

281
×

Hengki Wijaya Pilih Mundur, Peta Kekuatan KONI Pemalang Berubah!

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Harianpemalang.id, Pemalang – Langkah mengejutkan mewarnai persiapan Musyawarah Olahraga Kabupaten (Musorkab) Pemalang 2026. Ketua PSSI Kabupaten Pemalang, Hengki Wijaya, secara resmi menyatakan mundur dari persaingan perebutan kursi Ketua Umum KONI periode 2026–2030, Rabu (18/3/2026).

​Keputusan ini terbilang mendadak mengingat sebelumnya Hengki merupakan salah satu kandidat kuat. Mundurnya Hengki juga dibarengi dengan pernyataan pengalihan dukungan dari barisan cabor pendukungnya kepada kandidat lain.

Advertisement
Example 300x600
Scroll kebawah untuk lihat konten

​Persoalan Tafsir Regulasi Pencalonan

​Hengki mengungkapkan bahwa keputusan ini diambil setelah dirinya menerima balasan klarifikasi dari KONI Provinsi Jawa Tengah melalui Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP). Namun, ia mengaku kecewa karena jawaban dari pihak provinsi dianggap tidak menyentuh persoalan substansial yang ia pertanyakan.”Fokus kami sebelumnya adalah meminta penjelasan Pasal 12 ayat (b) dan (c) terkait syarat menjadi pengurus cabor yang menurut kami multitafsir. Namun, jawaban yang kami terima justru mengacu pada pasal lain mengenai masa jabatan satu periode untuk PAW,” terang Hengki dalam konferensi persnya.

​Meski demikian, Hengki memberikan apresiasi tinggi kepada TPP KONI Pemalang yang dinilainya telah bekerja secara profesional selama melayani tahapan pendaftaran.

​Legawa demi Menjaga Persatuan

​Ketua PSSI Pemalang ini menegaskan bahwa keputusannya menepi dari kontestasi murni demi menjaga situasi tetap tenang dan menjamin suksesnya pelaksanaan Musorkab tanpa gesekan organisasi.”Kami putuskan untuk tidak melanjutkan kontestasi. Bersama rekan-rekan cabor pendukung, kami resmi mengalihkan dukungan kepada Bapak Prasetyo Widyatmoko. Kami yakin beliau mampu meneruskan semangat kemajuan olahraga yang kami perjuangkan,” tegasnya.

​Di akhir pernyataannya, Hengki mengajak seluruh tokoh dan penggiat olahraga di Kabupaten Pemalang untuk tetap menjaga kerukunan. Ia berharap kepemimpinan KONI ke depan dapat lahir dari proses yang damai dan bermartabat.

​Sebelumnya, dinamika pencalonan ini sempat memanas saat Hengki mendatangi Kantor Sekretariat KONI di Gedung Kridanggo pada pekan lalu untuk menanyakan kejelasan regulasi di tengah merebaknya isu penjegalan pencalonan. **

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *