Example floating
Example floating
Example 728x250
BeritaHeadline NewsPemerintahan

Jateng Jadi Pionir, Presiden Prabowo Resmikan Pusat Bus Listrik di Magelang

366
×

Jateng Jadi Pionir, Presiden Prabowo Resmikan Pusat Bus Listrik di Magelang

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Harianpemalang.id, Pemalang – Indonesia resmi memperkuat taringnya dalam industri transportasi hijau. Presiden RI Prabowo Subianto meresmikan pabrik perakitan kendaraan listrik komersial milik PT VKTR Sakti Industries (VKTS) di Kabupaten Magelang pada Kamis (9/4/2026). Langkah ini disebut sebagai tonggak sejarah baru dalam menekan ketergantungan nasional terhadap bahan bakar fosil.

​Dalam peresmian tersebut, Presiden memberikan apresiasi tinggi kepada Pemerintah Provinsi Jawa Tengah di bawah kepemimpinan Gubernur Ahmad Luthfi. Jateng dinilai melakukan langkah nyata dengan memesan puluhan unit bus listrik karya anak bangsa.

Advertisement
Example 300x600
Scroll kebawah untuk lihat konten

​“Saya terima kasih kepada Gubernur Jawa Tengah. Pemerintah Daerah di sini sudah memesan puluhan bus. Kita berharap provinsi lain juga bersikap serupa, yakni membeli produk Tanah Air kita sendiri,” tutur Prabowo penuh optimisme.

​Pangkas Subsidi BBM Hingga Rp80 Triliun

​Beralihnya kendaraan komersial ke tenaga listrik bukan sekadar isu lingkungan, melainkan strategi penyelamatan ekonomi. Komisaris Utama PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk, Anindya Bakrie, memaparkan data mengejutkan terkait potensi penghematan negara.

​Anindya menjelaskan bahwa elektrifikasi total armada bus dan truk di Indonesia bisa memangkas subsidi BBM hingga 5 miliar dolar AS atau setara lebih dari Rp80 triliun per tahun. Saat ini, pabrik Magelang memiliki kapasitas produksi 3.000 unit per tahun dan siap ditingkatkan hingga 10.000 unit guna memenuhi pasar bus yang mencapai 280 ribu unit di seluruh Indonesia.

​Keunggulan Komponen Lokal (TKDN)

​Industri ini juga berkomitmen pada kemandirian manufaktur. Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) yang tahun lalu mencapai 40 persen, diproyeksikan melonjak hingga 60 persen pada tahun ini. Hal ini diharapkan mampu memicu pertumbuhan industri pendukung di Jawa Tengah.

​Infrastruktur Penunjang yang Masif

​Dukungan Pemprov Jateng terhadap program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB) tidak main-main. Berikut adalah kesiapan yang telah dilakukan:

​Fasilitas: Pengoperasian 283 unit SPKLU di 179 lokasi strategis Jateng-DIY.

​Kebijakan: Insentif khusus Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan BBNKB.

​SDM: Link and match tenaga kerja melalui pendidikan vokasi dan SMK spesialis kendaraan listrik.

​Acara ini turut dihadiri oleh Mensesneg Prasetyo Hadi dan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia. Kehadiran pabrik di Magelang ini diharapkan menjadi magnet investasi sekaligus pusat pertumbuhan ekonomi baru berbasis teknologi masa depan di Jawa Tengah.**( Joko Longkeyang).

 

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *