Harianpemalang.id, BREBES – Di tengah kesibukan musim panen, sebuah aksi kemanusiaan yang menyejukkan hati muncul dari Desa Cikuya, Kecamatan Banjarharjo, Kabupaten Brebes. Pak Salim, seorang lansia berusia 70 tahun, memutuskan untuk membebaskan biaya penggilingan padi bagi warga setempat yang menggunakan fasilitas miliknya.
Langkah ini diambil Pak Salim murni sebagai bentuk solidaritas kepada para tetangganya. Dengan menggratiskan jasa penggilingan, ia berharap para petani dapat menekan biaya operasional pascapanen sehingga pendapatan yang diperoleh bisa lebih maksimal untuk mencukupi kebutuhan keluarga.”Niat saya tulus hanya ingin meringankan beban sesama. Saya berharap bantuan kecil ini bermanfaat bagi warga, sehingga hasil panen mereka bisa dinikmati lebih utuh untuk keluarga,” ujar Pak Salim dengan rendah hati, Kamis (19/2/2026).
Inisiatif mulia tersebut disambut dengan antusiasme tinggi oleh masyarakat. Warga mengaku sangat terbantu karena tidak perlu lagi memikirkan anggaran tambahan untuk mengolah gabah menjadi beras. Selain dampak ekonomi, tindakan Pak Salim ini secara tidak langsung mempererat ikatan sosial dan menghidupkan kembali semangat gotong royong di lingkungan desa.
Babinsa Cikuya, Serda Djoko Santoso, memberikan apresiasi mendalam atas kepedulian yang ditunjukkan oleh Pak Salim. Menurutnya, aksi tersebut merupakan cerminan nyata dari nilai-nilai kemanusiaan yang harus terus dipupuk.
Serda Djoko menambahkan bahwa ketulusan Pak Salim selaras dengan napas program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 Kodim 0713/Brebes yang saat ini tengah dilaksanakan di Desa Cikuya.”Esensi TMMD bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan juga menanamkan rasa kepedulian antarwarga. Sosok Pak Salim adalah potret kemanunggalan rakyat yang luar biasa. Kami berharap ini menjadi contoh bagi figur lain untuk saling membantu,” tegas Serda Djoko.
Aksi filantropi lokal ini diharapkan mampu menjadi pemantik kesejahteraan bagi para petani Cikuya sekaligus menjaga harmoni sosial di tengah situasi ekonomi yang menantang.**( Joko Longkeyang)







