Harianpemalang.id, SEMARANG – Gerakan jurnalisme sehat di Jawa Tengah kembali diperkuat. Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Ikatan Wartawan Online Indonesia (IWOI) Kabupaten Purworejo resmi memegang Surat Keputusan (SK) kepengurusan. Penyerahan dokumen legal ini berlangsung khidmat di Sekretariat DPW IWOI Jawa Tengah, Semarang, Jumat (10/04/2026).
Ketua DPW IWOI Jateng, Teguh Supriyanto, menyerahkan langsung mandat tersebut kepada Bin Darmanto yang terpilih menahkodai IWOI Purworejo. Penyerahan yang dilakukan tepat pukul 13.00 WIB ini turut disaksikan oleh tokoh-tokoh penting organisasi, termasuk Ketua DPW IWOI DIY, Supriyono.
Kolaborasi Lintas Provinsi
Teguh Supriyanto mengungkapkan bahwa terbentuknya DPD Purworejo merupakan hasil sinergi apik antara DPW Jateng dan DIY. Menurutnya, luas wilayah Jawa Tengah yang mencakup hampir 30 kabupaten/kota menuntut adanya kolaborasi antarwilayah yang kuat.
”Ekspansi organisasi di provinsi sebesar ini tidak bisa dilakukan sendiri. Dukungan dari pengurus wilayah lain, seperti DIY, sangat membantu mempercepat pertumbuhan IWOI di daerah-daerah,” jelas Teguh di kantornya yang berlokasi di Jalan Gedung Batu Barat Timur.
Mandat Penting: Segera Lapor Kesbangpol
Pasca-penyerahan SK, Teguh memberikan instruksi tegas bagi pengurus Purworejo untuk segera mengurus legalitas lokal. Tujuannya agar organisasi memiliki kedudukan yang sah di mata pemerintah daerah.
”Tugas pertama setelah pegang SK adalah melaporkan keberadaan pengurus ke Kesbangpol Purworejo untuk mendapatkan SKTO. Legalitas ini penting agar IWOI bisa bergerak lebih solid, kompak, dan diakui secara administratif,” tegasnya.
Menjaga Marwah Pers
Menerima amanah tersebut, Bin Darmanto menyatakan komitmennya untuk menjaga integritas profesi. Ia memastikan bahwa seluruh anggota IWOI Purworejo akan patuh pada pedoman organisasi dan kode etik jurnalistik.
”Kami sangat mengapresiasi kepercayaan ini. Arahan dari Ketua DPW akan kami laksanakan sepenuhnya demi menjaga nama baik IWOI di mata masyarakat,” tutur Bin Darmanto.
Senada dengan hal tersebut, Supriyono yang juga bertindak sebagai Dewan Etik bagi DPD Purworejo, memberikan pesan penutup yang kuat. Ia menekankan bahwa musuh utama jurnalis saat ini adalah informasi palsu.
”Setiap anggota IWOI harus menjadi jurnalis terpercaya. Tugas kita jelas: perangi hoaks dan jalankan visi misi organisasi dengan integritas tinggi. Jangan ada toleransi bagi berita bohong,” pungkasnya.**( Joko Longkeyang).





