Harianpemalang.id, Pemalang – Warga Desa Limbangan dan Desa Mojo Kecamatan Ulujami, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, yang kini tengah berjuang menghadapi kondisi alam yang sulit. Di tengah kepungan banjir musiman dan rob, sebanyak 150 kepala keluarga mendapatkan hembusan angin segar melalui penyaluran paket logistik pada Rabu (18/2/2026).

Penyaluran bantuan yang dipusatkan di Balai Desa Limbangan tersebut merupakan kolaborasi antara legislator dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dengan mitra MBG Desa Asemdoyong 3. Setiap warga menerima paket berisi 5 kg beras, 1 kg gula pasir, 1 liter minyak goreng, dan biskuit.
Kegiatan ini bertepatan dengan menjelang Puasa Bulan Ramadhan 1447 H. Anggota DPRD Kabupaten Pemalang, Slamet Ramuji (Dapil 4), serta didukung oleh Anggota DPR RI Fraksi PKB, Dr. Muhammad Hanif Dhakiri.
Dalam sambutannya Kepala Desa Limbangan, Siswoyo, mengungkapkan keluh kesahnya terkait kondisi geografis desa yang tak kunjung membaik. Ia menyebutkan bahwa saat musim hujan desa terendam luapan air, sementara saat kemarau desa dihantam rob.”Kami memohon dukungan melalui perwakilan rakyat agar segera ada normalisasi saluran air atau setidaknya pengadaan mesin pompa untuk meminimalisir dampak genangan,” ujar Siswoyo saat menyambut rombongan.
Atas nama Pemdes juga menyampaikan terimakasih atas diberikannya ratusan paket sembako oleh MBG Asemdoyong3,” Kami mengucapkan terimakasih Kepada Bapak Slamet Ramuji anggota DPRD Kabupaten Pemalang Fraksi PKB Dapil 4, berkat beliau yang melakukan komunikasi dengan pihak MBG Asemdoyong 3 warga kami mendapatkan sembako, ” Imbuhnya.
Wisnu Wardana, pemilik Mitra SPPG Asemdoyong 3 dari Yayasan Huwa Aksara Nusantara, menjelaskan bahwa aksi ini bermula dari dialog intensif dengan Slamet Ramuji Anggota DPRD Kabupaten Pemalang Fraksi PKB Dapil 4 ( Empat) mengenai urgensi bantuan di Desa Limbangan dan Desa Mojo. Menurutnya, keterlibatan MBG merupakan bentuk solidaritas sosial yang tidak terbatas pada urusan pangan harian semata.”Kami memegang prinsip untuk selalu hadir di tengah masyarakat yang berduka. Sebelumnya kami juga terjun ke lokasi longsor di Desa Penakir dan banjir di Pekalongan. Bagi kami, ini adalah bentuk ‘tolak bala’ sekaligus tanggung jawab moral agar MBG terus memberikan manfaat bagi sesama,” tutur Wisnu.
Sementara itu menanggapi keluhan warga, Slamet Ramuji menegaskan bahwa pihaknya tidak tinggal diam. Upaya penanganan banjir secara permanen melalui pembangunan bendungan telah diusulkan hingga ke level pemerintah pusat.”Kami terus berkoordinasi dengan Badan Otorita Penyelamatan Pulau Jawa serta Kementerian PUPR. Saat ini prosesnya sedang menunggu realisasi teknis. Sembari menunggu solusi jangka panjang tersebut, hari ini kami hadir membawa bantuan sembako untuk meringankan beban harian masyarakat,” tegas legislator dari PKB tersebut yang akrab dipanggil ustadz Slamet Ramuji ( Joko Longkeyang)











