Harianpemalang.id, Pemalang – Suasana kekeluargaan menyelimuti kediaman Daliwan, S.Pd., anggota DPRD Kabupaten Pemalang dari Fraksi PKS, pada Sabtu siang (4/4/2026). Di balik tradisi saling memaafkan pasca-Lebaran, terselip sebuah pengumuman penting bagi masa depan Desa Kendalsari, Kecamatan Petarukan.
Daliwan secara resmi memperkenalkan Wahyudi, A.Md., sebagai bakal calon (balon) Kepala Desa Kendalsari di hadapan ratusan tokoh masyarakat dan relawan yang memadati pendopo rumahnya sejak pukul 13.15 WIB.
Pematangan Karakter dan Pengalaman Lapangan
Dalam sambutannya, Daliwan memaparkan profil Wahyudi dengan penuh optimisme. Ia menilai sang adik memiliki kompetensi yang mumpuni untuk menakhodai Desa Kendalsari yang dikenal memiliki dinamika masyarakat yang kompleks.
Pengalaman Wahyudi yang kerap mendampingi Daliwan saat turun ke lapangan dalam agenda sosialisasi legislatif, dianggap sebagai modal berharga. Daliwan menyebut adiknya telah belajar secara langsung mengenai teknik komunikasi publik dan cara menyerap aspirasi masyarakat secara efektif.”Ia tidak sekadar maju, tapi sudah melewati proses belajar nyata di lapangan. Bagaimana cara mendengar dan berbicara dengan masyarakat, itulah kunci kepemimpinan yang ia pelajari selama ini,” ujar Daliwan saat ditemui di lokasi acara.
Esensi Silaturahmi: Bukan Sekadar Saat Butuh
Di hadapan kader PKS dan tokoh lintas golongan, Daliwan menegaskan bahwa acara ini bukan hanya sekadar seremoni politik. Baginya, esensi utama adalah menjaga hubungan baik yang sudah terjalin lama, bukan hanya muncul ketika membutuhkan suara rakyat.
Kepada awak media, legislator PKS ini menekankan pentingnya menjaga amanah jika kelak diberi mandat oleh rakyat. Ia berharap Wahyudi dapat meneladani rekam jejaknya di DPRD yang mampu bertahan karena konsistensi dalam memperjuangkan aspirasi konstituen.”Pertemuan dengan masyarakat harus dilakukan setiap saat, bukan mendadak ada karena ada maunya. Inilah nilai yang saya titipkan kepada Wahyudi agar Desa Kendalsari bisa mengalami perubahan ke arah yang lebih baik,” pungkasnya.
Acara yang berlangsung khidmat tersebut diakhiri dengan ramah tamah dan diskusi hangat antara relawan yang menaruh harapan besar pada sosok pemimpin muda untuk perubahan desa mereka.**( Joko Longkeyang).











