Example floating
Example floating
Example 728x250
BeritaHeadline NewsPemerintahan

Perpisahan Haru di Klaten: Ahmad Luthfi Lepas “Putra Terbaik” Jateng

23
×

Perpisahan Haru di Klaten: Ahmad Luthfi Lepas “Putra Terbaik” Jateng

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Harianpemalang.id, Klaten – Suasana di rumah duka Wakil Bupati Klaten, Benny Indra Ardhianto, Minggu (8/2/2026), pecah dalam keharuan saat Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, melangkah maju untuk memberikan penghormatan terakhir. Kehadiran orang nomor satu di Jawa Tengah ini bukan sekadar tugas kedinasan, melainkan bentuk perpisahan tulus bagi sosok yang telah ia anggap sebagai anak sendiri.

​Gubernur tidak hanya hadir untuk melayat, tetapi juga turut menyalatkan hingga melepas jenazah politisi muda tersebut menuju tempat peristirahatan abadi. Di hadapan para pelayat yang memadati kediaman almarhum, Ahmad Luthfi tampak tidak mampu menyembunyikan kesedihannya.

Advertisement
Example 300x600
Scroll kebawah untuk lihat konten

​Ahmad Luthfi dalam sambutannya menegaskan betapa berartinya sosok Benny bagi dirinya secara personal. Ia mengenang perjalanan almarhum sejak masa sebelum menjabat sebagai wakil kepala daerah hingga akhirnya mendedikasikan hidup untuk Kabupaten Klaten.”Secara pribadi, almarhum sudah saya anggap seperti anak sendiri. Saya mengenal beliau jauh sebelum ia menjadi apa-apa, hingga akhirnya mengabdi sebagai Wakil Bupati,” kenang Luthfi dengan suara yang terdengar bergetar.

​Mendiang Benny Indra Ardhianto dikenal luas sebagai figur pemimpin yang rendah hati dan selalu menebar senyum. Di mata Gubernur, almarhum adalah representasi pemimpin muda yang memiliki integritas tinggi dan tak pernah berniat menyakiti sesama selama bertugas.

​Sebagai bentuk penghormatan terakhir, Ahmad Luthfi mengajak seluruh hadirin untuk bersaksi atas karakter almarhum selama hidup.”Kita sepakat bahwa Wakil Bupati Klaten, almarhum Benny, adalah tiyang sae (orang baik)? Kita sepakat bahwa beliau adalah piyantun sae?” tanya Gubernur, yang langsung dijawab dengan seruan kompak “Sae!” oleh ratusan pelayat.

Kepergian politisi Partai Gerindra di usia yang sangat produktif ini merupakan kehilangan besar bagi jajaran Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Ahmad Luthfi juga menyampaikan permohonan maaf atas nama pribadi dan pemerintah jika selama pergaulan dinas terdapat kekhilafan almarhum.​”Semoga almarhum husnul khatimah dan keluarga yang ditinggalkan, istri, anak, serta orang tua diberikan ketabahan yang luar biasa,” pungkas Luthfi.

​Iring-iringan jenazah pun bergerak menuju pemakaman dengan pengawalan ketat, diiringi doa dari segenap masyarakat Klaten yang merasa kehilangan pemimpin muda nan santun tersebut.*”( Joko Longkeyang).

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *