Harianpemalang.id, Pemalang – Wajah pelayanan publik di tingkat desa Kabupaten Pemalang dipastikan bakal semakin modern. Sebanyak 213 utusan dari desa dan kelurahan di seluruh Kabupaten Pemalang berkumpul di Aula Balai Desa Bojongnangka untuk mengikuti pelatihan peningkatan kapasitas pengelolaan media sosial dan teknologi informasi, Kamis (18/12/2025).

Hadir sebagai pemateri pertama, Edi E. Gaff dari Diskominfo Kabupaten Pemalang, memaparkan tentang “Kebijakan Daerah Mewujudkan Desa Digital”. Beliau menekankan bahwa transformasi digital bukan lagi sebuah pilihan, melainkan keharusan agar pelayanan kepada masyarakat menjadi lebih cepat dan transparan.
Sejalan dengan hal tersebut, Arga Alfina mengajak para peserta untuk melakukan optimalisasi media sosial. Ia menyoroti bagaimana platform digital dapat menjadi mesin penggerak ekonomi desa jika dikemas dengan konten yang kreatif dan tepat sasaran.
Tak hanya dari sisi teknis, aspek kredibilitas informasi juga menjadi sorotan. Ahmad Joko Suryo Supeno, S.H., praktisi media dari harianpemalang.id, berbagi tips mengenai cara mengelola informasi agar layak konsumsi publik dan sesuai dengan kaidah jurnalistik. Sesi yang berlangsung dinamis ini dipandu oleh Eky Diantara selaku moderator.
Melalui pembinaan ini, Dispermasdes berharap 213 desa dan kelurahan di Pemalang tidak hanya menjadi penonton di era digital, tetapi menjadi aktor utama yang mampu mengelola identitas digitalnya secara mandiri dan inovatif.
Harapannya, keberadaan KPMD-TI yang kompeten akan membuat potensi lokal Pemalang lebih dikenal luas, sekaligus memudahkan akses informasi bagi seluruh warga desa di masa depan.( Joko Longkeyang)





