Harianpemalang.id, Batang – Masjid At-Tanwir menjadi saksi bisu pesan persatuan yang disampaikan oleh Anggota DPR RI Fraksi PKS, Rizal Bawazier. Dalam balutan khutbah Jumat yang khidmat, legislator dari Dapil 10 Jawa Tengah (Batang, Pekalongan, Pemalang) tersebut mengajak masyarakat untuk mengedepankan kepedulian sosial dan solidaritas bangsa, Jumat (3/4/2026).
Ratusan jemaah yang memadati ruang utama masjid tampak antusias menyimak setiap poin yang disampaikan. Rizal menekankan bahwa ketaatan kepada Sang Pencipta harus berjalan beriringan dengan kebaikan kepada sesama manusia.
Masjid Sebagai Poros Moral
Dalam orasinya di atas mimbar, Rizal menggarisbawahi bahwa fungsi masjid harus dikembalikan sebagai pusat peradaban dan pembinaan karakter. Menurutnya, tempat ibadah bukan sekadar ruang ritual, melainkan wadah untuk memupuk nilai gotong royong dan toleransi.
”Kualitas iman seseorang tidak hanya diukur dari sujudnya, tetapi juga dari sejauh mana ia peduli terhadap kesulitan tetangganya. Di tengah dinamika zaman, ukhuwah adalah fondasi utama kita,” tegas Rizal dalam kutipan pesan khutbahnya.
Ia juga mengingatkan bahwa tantangan kehidupan yang kian kompleks menuntut masyarakat untuk lebih peka terhadap kondisi sekitar. Nilai-nilai religius, lanjutnya, harus bertransformasi menjadi aksi nyata dalam membantu sesama yang membutuhkan.
Menyerap Aspirasi Melalui Religi
Suasana penuh kekeluargaan terlihat usai pelaksanaan salat Jumat. Rizal tidak langsung meninggalkan lokasi, melainkan menyempatkan diri berbaur dan bersalaman dengan warga. Momen ini dimanfaatkan sejumlah jemaah untuk berdialog singkat dengan wakil rakyat tersebut.
Kehadiran sosok legislator di tengah masyarakat dalam agenda keagamaan ini diharapkan mampu memperpendek jarak antara rakyat dan perwakilannya di parlemen. Selain memperkuat nilai religius, kegiatan ini menjadi simbol bahwa pengabdian kepada negara dapat dimulai dari penguatan moral di tingkat akar rumput.
Hingga acara usai, kegiatan berlangsung dengan tertib dan penuh kekhusyukan, meninggalkan pesan mendalam bagi warga Batang untuk terus menjaga kerukunan di tengah keberagaman.**( Joko Longkeyang).











