Example floating
Example floating
Example 728x250
BeritaHeadline NewsKesehatanPemerintahPemerintahan

Sambangi Bencana Alam Purbalingga, Ahmad Luthfi Intruksikan Pacu Relokasi Warga 

471
×

Sambangi Bencana Alam Purbalingga, Ahmad Luthfi Intruksikan Pacu Relokasi Warga 

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Harianpemalang.id, Purbalingga – Penanganan pascabencana di Kabupaten Purbalingga resmi memasuki fase krusial. Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menginstruksikan percepatan pemindahan ratusan kepala keluarga dari zona rawan longsor menuju lokasi yang lebih aman. Penegasan ini disampaikan Gubernur saat meninjau langsung progres pemulihan di lereng Gunung Slamet, Jumat (30/1/2026).

​Gubernur meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purbalingga untuk segera memfinalisasi titik lahan yang akan digunakan bagi Hunian Sementara (Huntara) maupun Hunian Tetap (Huntap). Menurutnya, kepastian tempat tinggal adalah kunci utama agar psikologis masyarakat terdampak segera pulih. “Penanganan bencana tidak boleh berhenti pada pemberian bantuan pangan saja. Kita harus memastikan masyarakat bisa bangkit dan memiliki masa depan yang lebih aman melalui relokasi,” ujar Ahmad Luthfi di Desa Serang.

Advertisement
Example 300x600
Scroll kebawah untuk lihat konten

​Peristiwa yang terjadi pada 23 Januari lalu telah melumpuhkan aktivitas di empat desa, yakni Sangkanayu, Lambur, Kutabawa, dan Serang. Kondisi Desa Serang di Kecamatan Karangreja tercatat menjadi yang paling parah akibat terjangan air bah dan material longsoran.

​Bupati Purbalingga, Fahmi Muhammad Hanif, memaparkan bahwa saat ini pihaknya sedang mengejar tiga prioritas utama: penyediaan hunian, penyambungan kembali jembatan yang terputus, serta normalisasi saluran air bersih. Sinergi antara pemerintah daerah dan provinsi telah berjalan sejak hari pertama guna memastikan alat berat dan logistik sampai ke titik terisolasi.

​Dalam kunjungan kerja tersebut, suasana haru terlihat saat Gubernur mengunjungi Villa Serang yang kini beralih fungsi menjadi posko pengungsian. Di sana, Luthfi tak hanya memimpin rapat koordinasi teknis, tetapi juga menyempatkan diri berdialog dengan warga serta menghibur anak-anak penyintas untuk mengurangi trauma pascabencana.

​Guna mendukung percepatan ini, Gubernur menyerahkan bantuan dana dan logistik senilai hampir Rp700 juta. Bantuan tersebut mencakup kebutuhan mendasar, perlengkapan anak-anak, hingga dana stimulan untuk pembangunan rumah warga yang hancur.

​Infrastruktur juga menjadi atensi serius. Ahmad Luthfi memastikan koordinasi dengan jajaran TNI dan Polri telah dilakukan untuk membangun jembatan darurat guna membuka kembali akses ekonomi yang sempat lumpuh.”Kita prioritaskan jembatan-jembatan yang menghubungkan pusat ekonomi rakyat. Mobilitas warga harus segera kembali normal agar roda ekonomi tidak mandek,” tambahnya sebelum menutup kunjungan dengan meninjau dapur umum yang dikelola oleh personel Brimob. ( Joko Longkeyang).

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *