Harianpemalang.id, Semarang – Langkah penentuan sosok pemimpin baru bagi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Tirta Mulia Kabupaten Pemalang telah memasuki fase akhir. Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro, memimpin langsung sesi wawancara pamungkas bagi calon Direktur Utama periode 2026-2031 yang dilaksanakan di Hotel Aruss, Semarang, Kamis (2/4/2026).
Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi Pemerintah Kabupaten Pemalang untuk menjaring nakhoda perusahaan yang tidak hanya kompeten secara manajerial, tetapi juga memiliki kepekaan terhadap kebutuhan masyarakat akan air bersih.
Persaingan Ketat Lima Figur Terpilih
Dalam tahapan krusial ini, Bupati Anom menggali secara mendalam strategi dan komitmen dari lima kandidat yang telah berhasil melewati saringan ketat pada tahap-tahap sebelumnya. Kelima nama yang bersaing tersebut adalah: Budi Harsudiono Seto Aji, Brahmono Weko Pujiono, Farkhan Hilmie, Iskandar, Mohammad Indra Gunawan
Masing-masing kandidat memaparkan program unggulan mereka guna membawa Perumda Tirta Mulia menjadi perusahaan daerah yang lebih sehat dan berorientasi pada kepuasan pelanggan.
Mencari Pemimpin yang Solutif
Bupati Pemalang menegaskan bahwa kriteria utama yang harus dimiliki oleh Direktur Utama terpilih adalah integritas dan kemampuan memberikan solusi konkret atas tantangan distribusi air di wilayah Kabupaten Pemalang.
Ia berharap, dari proses seleksi yang transparan dan akuntabel ini, akan lahir sosok pimpinan yang mampu membawa perubahan positif.
Hasil wawancara ini akan menjadi pertimbangan utama dalam menentukan siapa yang paling layak mengemban mandat sebagai Direktur Utama Tirta Mulia untuk masa bakti lima tahun ke depan.**( Joko Longkeyang).











