Harianpemalang.id, Pemalang – Kabut duka yang menyelimuti lereng perbukitan Desa Bongas, Kecamatan Watukumpul, perlahan mulai tersingkap seiring dengan ditemukannya seluruh korban tanah longsor. Menutup rangkaian evakuasi yang dramatis, Anggota DPR RI dari Fraksi PKS, Rizal Bawazier, bergerak cepat menyalurkan santunan bagi keluarga yang kini kehilangan tulang punggungnya, Jumat (30/1).
Jenazah ke dua diketemukan 👇👇👇👇
Bencana yang terjadi di area hutan Perhutani pada Minggu (25/1) lalu tersebut memang menjadi ujian berat bagi warga setempat. Aksinudin (40) dan Khamim (60), dua petani yang sedang mengadu nasib di ladang, menjadi korban keganasan material tanah. Setelah pencarian maraton melibatkan Basarnas, TNI, Polri, dan relawan, jasad Khamim sebagai korban terakhir akhirnya ditemukan pada Jumat siang di lereng bukit yang terjal.
Aksi solidaritas Rizal Bawazier tidak datang secara tiba-tiba. Legislator yang bertugas di Komisi VI DPR RI ini telah memulai estafet bantuannya sejak Kamis (29/1). Sebelum menyentuh Watukumpul, timnya telah lebih dulu menjangkau penyintas banjir bandang di Dusun Sawangan (Desa Penakir, Pulosari) dan Desa Sima (Moga).
Lantaran padatnya agenda kedewanan, Rizal Bawazier mengutus Abah Faisol untuk menemui keluarga korban secara langsung. Dalam pertemuan emosional di Desa Bongas yang didampingi oleh Kepala Desa Arum Subiyakto, bantuan berupa paket sembako dan uang tunai diberikan secara khusus untuk membantu kelangsungan hidup anak-anak para korban.”Bapak Rizal Bawazier menyampaikan rasa duka cita sedalam-dalamnya. Beliau berharap, melalui bantuan yang tidak seberapa ini, dapat menjadi penguat bagi anak-anak almarhum. Harapan kami, keluarga yang ditinggalkan senantiasa diberi kesabaran dan ketabahan ekstra,” ungkap Abah Faisol menyampaikan pesan sang legislator.
Langkah nyata wakil rakyat dari Dapil X Jawa Tengah ini mendapat sambutan hangat dari pemerintah desa. Kepala Desa Bongas, Arum Subiyakto, menyebut kehadiran tim Rizal Bawazier sebagai oase di tengah musibah yang melanda warganya.”Kami sangat berterima kasih atas perhatian Bapak Rizal Bawazier. Bantuan ini sangat krusial bagi keluarga almarhum yang saat ini sedang dalam kondisi tersulit. Doa kami, semoga Bapak Rizal senantiasa diberikan keberkahan, kesehatan, dan selalu dalam lindungan Allah SWT,” tutur Arum.
Proses evakuasi selama enam hari di Desa Bongas bukanlah perkara mudah. Pada hari pertama, tim gabungan sempat terkendala tebalnya material tanah dan cuaca dingin yang ekstrem. Korban pertama, Aksinudin, baru bisa dievakuasi pada Senin pagi (26/1). Sementara itu, jasad Khamim baru berhasil ditemukan pada Jumat (30/1/2026) sekitar pukul 13.00 WIB, yang sekaligus menandai berakhirnya operasi SAR di wilayah tersebut.( Joko Longkeyang).











