Harianpemalang.id, Pemalang – Aura semangat perubahan menyelimuti aula kampus Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Adias Pemalang pada Jumat (6/2/2026). Di hadapan puluhan mahasiswa terpilih, Rektor ITB Adias, Dr. H. Noor Rosyadi, S.E., M.M., secara resmi melantik jajaran pengurus baru organisasi mahasiswa (Ormawa) periode terbaru. Pelantikan ini bukan sekadar seremoni rutin, melainkan momentum bagi Rektor untuk menanamkan visi kepemimpinan yang progresif dan modern.
Dalam wawancara khusus usai prosesi pelantikan, Dr. H. Noor Rosyadi menegaskan bahwa mahasiswa ITB Adias tidak boleh menjadi “katak dalam tempurung”. Ia memacu para aktivis kampus untuk keluar dari zona nyaman dan mulai membangun jaringan yang lebih luas guna meningkatkan kompetensi organisasi.
Noor Rosyadi memberikan pesan yang sangat spesifik dan taktis kepada sembilan pimpinan Ormawa yang baru saja mengucap janji setia. Beliau menginstruksikan agar seluruh jajaran segera menggelar rapat internal untuk menyusun draf program kerja yang inovatif. Namun, instruksi yang paling ditekankan adalah mengenai pentingnya kolaborasi eksternal.”Saya berpesan agar pengurus yang baru saja dilantik segera mengadakan rapat kerja untuk menyusun program yang terukur. Lebih dari itu, segera agendakan studi banding dengan organisasi mahasiswa di perguruan tinggi lain, baik di Pekalongan maupun Tegal. Hal ini krusial untuk melakukan komparasi dan memaksimalkan efektivitas program kerja agar lebih relevan dengan perkembangan zaman,” tegas Noor Rosyadi.
Dalam pelantikan tersebut, Rektor menetapkan sembilan figur pimpinan mahasiswa yang akan mengawal dinamika kampus, antara lain:
Isyna Robiati (Ketua DPM)
Rendi Putra Anggara (Ketua BEM)
Arya Kukuh Pradana (Ketua HIMAMA)
Armand Sinanto (Ketua HIMATA)
Pramono Hady (Ketua HIMASI)
Widia Kartika Nariswari (Ketua UKM Seni dan Budaya)
Restiawan Andestri (Ketua UKM Badminton)
Mustofa Dwi Fitria Nofiyanto (Ketua UKM Aspatala)
M. Fahmi Affrizal (Ketua UKM Literasi)
Wakil Rektor 3 Bidang Kemahasiswaan, Eli Erfandi, S.M., M.Ak., menambahkan catatan mengenai formasi organisasi. Dari sepuluh organisasi yang ada, baru sembilan yang resmi dilantik. “UKM Futsal saat ini masih dalam tahap penyelesaian susunan pengurus, sehingga pelantikannya akan menyusul kemudian,” ungkapnya.
Ketua Komisi Pemilihan Umum Mahasiswa (KPUM), M. Rafifza, turut menyampaikan laporan syukur. Menurutnya, keberhasilan pelantikan ini merupakan buah dari proses panjang yang melelahkan, mulai dari verifikasi calon, debat kandidat yang dinamis, hingga pemenuhan struktur organisasi yang akhirnya dapat diselesaikan dengan lancar di bawah bimbingan pihak rektorat.( Joko Longkeyang).





