Harianpemalang.id, Pemalang – Suasana di wilayah pesisir Ketapang, Mojo, dan Nyamplungsari tampak berbeda dari biasanya. Selama tiga hari berturut-turut, 18–20 Mei 2026, ribuan warga memadati rangkaian acara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-17 Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI). Mengusung visi “Berdaulat di Laut, Mandiri secara Ekonomi, dan Lestari untuk Generasi,” perayaan ini menjadi bukti nyata kehadiran KNTI di tengah masyarakat.
Solusi Pangan dan Administrasi Jemput Bola
Kemeriahan diawali dengan Pasar Murah Pesisir. Bekerja sama dengan Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan, bazar sembako ini menjadi solusi bagi warga untuk mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga di bawah pasar. Tak hanya itu, kehadiran para pelaku UMKM di sekitar lokasi membuat perputaran ekonomi lokal meningkat tajam.
KNTI juga menjawab keluhan administrasi warga melalui Gerai PAS Kecil (Pelayanan Administrasi Sampai ke Pesisir). Melalui layanan ini, nelayan kini tidak perlu lagi menempuh perjalanan jauh untuk mengurus dokumen pendaftaran atau konsultasi administratif lainnya, karena petugas langsung hadir di lokasi mereka.
Kehangatan Syukuran dan Jaminan Sosial
Sebagai simbol syukur atas dedikasi selama 17 tahun, prosesi pemotongan tumpeng digelar secara sakral. Momen ini mempertemukan pengurus KNTI, tokoh desa, serta masyarakat nelayan dalam suasana kekeluargaan yang erat.
Namun, yang paling krusial adalah pemberian santunan kematian melalui BPJS Ketenagakerjaan/Asuransi Nelayan. Langkah ini merupakan bentuk komitmen KNTI dalam memastikan setiap nelayan tradisional memiliki perlindungan saat melaut, guna menjamin kelangsungan hidup keluarga mereka di masa depan.”Langkah ini adalah upaya kami agar nelayan tidak merasa berjuang sendirian. Perlindungan kerja adalah hak setiap pejuang laut,” ungkap salah satu koordinator lapangan.
Pesta Rakyat Pesisir
Sebagai penutup rangkaian agenda, Lomba Karaoke Pesisir menjadi magnet hiburan malam hari. Antusiasme peserta dari berbagai generasi menciptakan atmosfer yang semarak. Sorak-sorai dukungan dari penonton menjadikan malam puncak HUT KNTI ke-17 ini tak hanya sebagai perayaan organisasi, tetapi juga pesta rakyat yang penuh kehangatan.
Melalui beragam inisiatif ini, KNTI berharap dapat terus bertumbuh sebagai pilar utama pemberdayaan masyarakat pesisir demi mewujudkan nelayan Indonesia yang lebih mandiri, tangguh, dan sejahtera.( Joko Longkeyang).





