Example floating
Example floating
Example 728x250
BeritaHeadline NewsPemerintahan

Ahmad Luthfi: Demo dan Kritik Masyarakat Adalah Mesin Penggerak Perbaikan Birokrasi

16
×

Ahmad Luthfi: Demo dan Kritik Masyarakat Adalah Mesin Penggerak Perbaikan Birokrasi

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

SEMARANG, Harianpemalang.id – Pendekatan kepemimpinan yang terbuka terhadap arus aspirasi publik menjadi komitmen yang terus dipertahankan di Jawa Tengah. Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menyatakan posisi personal maupun kelembagaannya yang tidak menempatkan aksi unjuk rasa sebagai hambatan, melainkan sebagai cermin penting untuk mengevaluasi setiap kebijakan daerah.

​Pernyataan tersebut ditegaskan Ahmad Luthfi saat memberikan keterangan kepada para jurnalis di Kota Semarang, Kamis (18/6/2026). Ia memandang kehadiran suara kritis di lapangan merupakan bagian tidak terpisahkan dari pemenuhan hak-hak sipil yang dijamin oleh konstitusi.​”Penyampaian pendapat di muka umum adalah hak warga negara yang sah. Konstitusi kita, melalui Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1998, memberikan ruang yang legal bagi masyarakat untuk bersuara,” ujar Ahmad Luthfi.

Advertisement
Example 300x600
Scroll kebawah untuk lihat konten

​Bagi Luthfi, setiap masukan yang dialamatkan ke pusat pemerintahan provinsi merupakan instrumen kontrol yang berharga. Dirinya menggarisbawahi bahwa jalannya roda pemerintahan tidak dapat berjalan optimal tanpa adanya partisipasi aktif dan koreksi dari masyarakat selaku objek pembangunan.

​Namun, mantan pimpinan kepolisian di Jawa Tengah ini memberikan catatan penting mengenai tata cara penyampaian aspirasi tersebut. Efektivitas dari sebuah pesan kritik, menurut Luthfi, sangat bergantung pada kedewasaan para peserta aksi dalam menjaga ketertiban di ruang bersama.”Kami mengimbau agar unjuk rasa dilakukan dengan cara yang santun dan tertib. Sangat penting bagi kita bersama untuk memastikan bahwa penyampaian pendapat tidak mengorbankan kepentingan mobilitas publik atau mencederai infrastruktur yang ada,” kata Ahmad Luthfi menjelaskan.

​Komitmen keterbukaan yang ditunjukkan oleh Ahmad Luthfi ini menjadi sinyal penting bagi reformasi birokrasi di Jawa Tengah. Dengan konsisten membuka ruang dialog dua arah, Pemprov Jawa Tengah berupaya memastikan bahwa setiap kebijakan ekonomi dan sosial yang dirumuskan ke depan dapat lebih presisi, adaptif, serta menyentuh langsung kebutuhan mendasar seluruh lapisan masyarakat.( Joko Longkeyang).

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *