PEMALANG, Harianpemalang.id— Urusan mengatur keuangan kerap dianggap sebagai hal yang rumit dan hanya dipahami oleh orang dewasa. Namun, pandangan ini berhasil dipatahkan oleh sekelompok mahasiswa yang tergabung dalam Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tim II Universitas Diponegoro (Undip) Tahun 2026.
Melalui program inovatif bertajuk “Celengan Ceria”, mereka sukses menyulap edukasi keuangan menjadi aktivitas yang dinamis dan digemari anak-anak. Kegiatan ini dilangsungkan di Desa Gandu, Kecamatan Comal, Kabupaten Pemalang, pada Selasa (28/7), dengan menyasar anak-anak kelompok usia 8 hingga 9 tahun.
Belajar Keuangan Lewat Permainan dan Kreasi Seni
Ada yang berbeda dari cara mahasiswa Undip ini menyampaikan ilmu finansial. Alih-alih menggunakan metode ceramah yang kaku, mereka mengemas acara berdurasi satu jam ini ke dalam tiga tahap interaktif: pemaparan visual yang ringan, permainan edukatif, dan praktik langsung.
Pada sesi awal, anak-anak diperkenalkan pada konsep dasar tentang fungsi uang serta cara membedakan antara kebutuhan primer yang wajib dipenuhi dan keinginan sesaat yang bisa ditunda. Suasana semakin hidup tatkala mereka mengikuti permainan edukatif seputar pengelolaan uang saku.
Sebagai penutup yang paling dinanti, setiap anak diajak untuk berkreasi menghias celengan mereka sendiri. Aktivitas seni ini dihadirkan bukan sekadar hiasan, melainkan sebagai pemicu psikologis agar mereka termotivasi menabung setiap hari.
Ide kreatif penyusunan materi ini dikomandoi langsung oleh Annisa Hilwah, mahasiswa Program Studi Akuntansi Perpajakan. Menurutnya, kesadaran finansial merupakan investasi jangka panjang yang harus ditanamkan sejak usia dini.”Sebagai mahasiswa Akuntansi Perpajakan, kami melihat pentingnya menanamkan literasi finansial sejak dini, karena kebiasaan mengelola uang yang baik merupakan fondasi dari kemampuan mengatur keuangan di masa depan. Melalui program Celengan Ceria, kami menyusun materi edukasi keuangan yang mudah dipahami anak-anak, sekaligus mengajak mereka membuat celengan kreasi sendiri sebagai media belajar,” ungkap Annisa Hilwah.
Tuai Apresiasi Positif dari Orang Tua
Gebrakan positif ini langsung menarik perhatian warga sekitar, khususnya para orang tua. Salah satu warga Desa Gandu, Ibu Umayah, mengaku bangga dan terbantu dengan adanya program edukasi luar ruang ini.
”Kami sangat berterima kasih atas kehadiran adik-adik mahasiswa KKN. Program ini membuka wawasan baru bagi anak-anak kami, khususnya dalam memahami pentingnya menabung sejak dini. Kami berharap kebiasaan ini bisa terus diterapkan oleh anak-anak,” ucap Ibu Umayah penuh antusias.
Rangkaian acara kemudian diakhiri dengan sesi foto bersama memamerkan celengan dan bingkai karya tangan anak-anak, didampingi oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Ibu Ice Septriani Saragih, S.Kep., M.Kep., serta ditutup lewat ramah tamah hangat bersama warga desa.
Reporter: Annisa Hilwah
Fotografer: Ayyash Assayyaf Dhiyaulhaq & Tsaabitah Silvantri Maitsya Suryaningtyas
Kontak Media: 0857-8051-3908 / annisahilwa3@gmail.com / Instagram: @kkn.gandu2026
Editor : Ahmad Joko SSP, S.H., C. Neg.







