BeritaHeadline NewsPemerintahan

Mahasiswa KKN UNDIP Dampingi Warga Desa Mlokomanis Wetan Miliki Identitas Kependudukan Digital

10
×

Mahasiswa KKN UNDIP Dampingi Warga Desa Mlokomanis Wetan Miliki Identitas Kependudukan Digital

Sebarkan artikel ini

WONOGIRI, Harianpemalang.id — Mewujudkan masyarakat desa yang melek digital, Kelompok 6 Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tim II Universitas Diponegoro menggelar sosialisasi sekaligus pendampingan pendataan Identitas Kependudukan Digital (IKD) di Desa Mlokomanis Wetan, Kecamatan Ngadirojo, Kabupaten Wonogiri. Kegiatan yang berlangsung pada 19–20 Juli 2026 ini menyasar warga Dusun Lalung Panthuk dan Dusun Lalung Lor, bekerja sama dengan perangkat desa setempat.

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

Inisiatif ini bermula dari temuan di lapangan: Sekretaris Desa Mlokomanis Wetan, Anjar, mengungkapkan tingkat kepemilikan IKD di desanya masih rendah. Hal ini dipengaruhi oleh mayoritas warga yang berusia lanjut dan belum sepenuhnya akrab dengan teknologi, padahal IKD mulai diwajibkan secara bertahap oleh berbagai instansi pemerintah sebagai syarat mengakses layanan administrasi kependudukan.

Bersama Petugas Pelayanan Desa sekaligus verifikator IKD, Dhita, tim KKN turun langsung memberikan pemahaman sekaligus membantu proses pendaftaran. Sosialisasi dilaksanakan bertahap — di Dusun Lalung Panthuk pada 19 Juli dan dilanjutkan di Dusun Lalung Lor pada 20 Juli. Matthew Joshua (Fakultas Hukum) dan Clara Maia Aqilah (Akuntansi Perpajakan) memaparkan pengertian, fungsi, manfaat, hingga urgensi kepemilikan IKD bagi warga. Antusiasme warga terlihat sangat tinggi mengikuti setiap penjelasan.

Usai pemaparan, tim langsung membantu warga memasang aplikasi IKD, memindai KTP, mendaftarkan akun, hingga proses verifikasi selesai. Tak mudah memang — sinyal internet yang lemah memperlambat proses unduh dan verifikasi. Sebagian warga belum memiliki gawai sendiri, sehingga tim menggunakan perangkat milik Dhita maupun anggota tim, dengan kata sandi dicatat di atas kertas agar tetap aman. Kendala spesifikasi ponsel juga sempat menjadi tantangan, namun semua diatasi dengan kesabaran dan solusi bersama.

Meski berbagai kendala teknis sempat dihadapi, kegiatan ini berhasil menjangkau sekitar 40 warga. Diharapkan, melalui pendampingan ini, tingkat kepemilikan IKD di Desa Mlokomanis Wetan terus meningkat, sehingga warga dapat semakin mudah mengakses layanan publik di era digital tanpa hambatan.

Penulis: Nauval Ibrahim, Naura Vandi, Clara Maia, dkk.

Kontak: 089654298985 | @lifeat.mlokomaniswetan

Editor : Ahmad Joko SSP, S.H., C. Neg.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *