PEKALONGAN, Harianpemalang.id — Masalah banjir dan genangan air laut pasang (rob) yang kerap melumpuhkan Kota Pekalongan mendapat perhatian serius dari Anggota DPR RI Fraksi PKS, Rizal Bawazier. Legislator dari Daerah Pemilihan (Dapil) Jawa Tengah X ini memboyong para camat dan lurah se-Kota Pekalongan dalam sebuah pertemuan khusus untuk memetakan akar masalah teknis di lapangan.
Melalui keterangan tertulisnya pada Senin (21/7/2026), Rizal menegaskan bahwa fokus utama dialog tersebut terletak pada evaluasi total infrastruktur penanganan banjir—terutama efektivitas serta kesiapan operasional unit pompa air ”Kami bertemu langsung dengan para camat dan lurah untuk memetakan titik-titik krusial penanganan banjir dan rob. Fokus utamanya adalah memastikan fungsi dan persebaran pompa air bekerja optimal di seluruh kawasan terdampak,” ujar Rizal.
Meski bertugas di Komisi VI DPR RI yang membidangi perdagangan, investasi, BUMN, hingga UMKM, Rizal menilai krisis banjir dan rob berdampak langsung pada denyut ekonomi warga. Banjir yang berkepanjangan tak sekadar merendam pemukiman, tetapi juga melumpuhkan aktivitas industri kreatif—termasuk sentra batik yang menjadi urat nadi perekonomian Kota Pekalongan.
Dari hasil penyerapan aspirasi tingkat tapak ini, Rizal berkomitmen mendorong dan mengawal pemenuhan kebutuhan infrastruktur penanganan banjir ke pemerintah pusat serta kementerian terkait. ”Langkah ini diharapkan mampu melahirkan solusi terpadu dan berkelanjutan, sehingga persoalan banjir dan rob yang menahun di Pekalongan dapat terurai secara bertahap dan menyeluruh,” pungkasnya.( Ahmad Joko)











