PEMALANG, Harianpemalang.id — Suasana khidmat sekaligus meriah menyelimuti Desa Taman, Kecamatan Taman, Kabupaten Pemalang, pada Rabu (2/9/2026). Ribuan warga tumpah ruah ke jalanan untuk mengawal H. Usup Sumanang mendaftarkan diri sebagai bakal calon kepala desa dalam ajang Pilkades 2026.

Dengan mengenakan atribut serba merah, barisan relawan, tokoh agama, hingga sesepuh masyarakat berjalan kaki ratusan meter menuju Kantor Balai Desa Taman. Sepanjang rute perjalanan, gema lantunan sholawat Nabi terus berkumandang, menciptakan atmosfer penuh kekeluargaan dan dukungan moral bagi sang calon.
Berkas Lengkap, Siap Bawa Perubahan Nyata untuk Desa Taman
Setibanya di lokasi, H. Usup Sumanang bersama tim langsung menyerahkan berkas pendaftaran kepada panitia. Setelah melalui proses verifikasi, panitia memastikan bahwa seluruh dokumen persyaratan pencalonan H. Usup telah lengkap dan sah.
Ditemui usai pendaftaran, H. Usup menyampaikan rasa haru dan apresiasi mendalam atas solidaritas tinggi yang ditunjukkan oleh warga dan para pendukungnya.”Bapak-Ibu sekalian yang saya hormati, saya sekali lagi mengucapkan beribu-ribu terima kasih. Panjenengan telah hadir, telah mendukung, telah mendoakan saya. Mudah-mudahan perjalanan saya sampai ke hari H, 9 November, terpilih menjadi Kepala Desa. Amin, amin, ya Rabbal Alamin,” ucap Haji Usup penuh syukur.
Ia menegaskan bahwa keputusannya kembali turun dalam kontestasi politik tingkat desa ini mendarat pada satu niat utama: mendedikasikan hidup untuk kemaslahatan warga.”Yang paling utama biar hidup saya ini lebih bermanfaat bagi masyarakat Taman, karena Desa Taman akan kita ubah menjadi terang, indah, ekonomi masyarakat meningkat,” tegasnya.
Persaingan Ketat Menuju 9 November 2026
Pendaftaran Pilkades Taman 2026 ini dipastikan berlangsung kompetitif. Berdasarkan data dari panitia penyelenggara, hingga Rabu (2/9/2026), sudah ada empat orang pendaftar resmi yang siap bersaing memperebutkan kursi kepemimpinan Desa Taman.
Meski demikian, kehadiran ribuan massa pengantar H. Usup Sumanang menjadi sorotan tersendiri, yang menunjukkan tingginya partisipasi dan antusiasme masyarakat dalam menyambut pesta demokrasi desa menuju hari pemungutan suara pada 9 November 2026 mendatang.( Ahmad Joko).











