Example floating
Example floating
Example 728x250
BeritaHeadline NewsPemerintahan

Sentuhan Humanis Dr. Amiroh: Masifkan Kebijakan Publik Lewat Media Tradisional

3236
×

Sentuhan Humanis Dr. Amiroh: Masifkan Kebijakan Publik Lewat Media Tradisional

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Harianpemalang.id, PEMALANG – Sosok Dr. Hj. Amiroh, M.Ag., kembali mencuri perhatian dunia akademik dan praktisi kebijakan. Rektor Institut Agama Islam Pemalang (INSIP) ini menggagas penggunaan media tradisional sebagai solusi atas kebuntuan komunikasi kebijakan publik yang selama ini didominasi oleh platform digital modern.

​Pemikiran tersebut disampaikan Dr. Amiroh dalam forum diskusi strategis di Aula INSIP, Selasa (5/5/2026), yang juga dihadiri oleh Nara sumber lainnya seperti Anggota Komisi B DPRD Jawa Tengah, Harun Abdul Khafidz, M.Pd., M.Si. dan praktisi hukum  Ketua DPC Peradi Kabupaten Pemalang terpilih Munir, S.H.

Advertisement
Example 300x600
Scroll kebawah untuk lihat konten

​Visi Berbasis Kearifan Lokal

​Dr. Amiroh, yang memiliki rekam jejak panjang sebagai birokrat di Kementerian Agama hingga memimpin GOW Kabupaten Pemalang, menegaskan bahwa media tradisional memiliki resonansi budaya dan emosional yang jauh lebih kuat di hati masyarakat.”Kebijakan publik harus dipahami oleh semua lapisan. Saat media modern memiliki keterbatasan jangkauan pada kelompok tertentu, media tradisional hadir dengan kearifan lokal yang mampu mendorong partisipasi publik secara lebih sukarela dan tulus,” ujar Doktor lulusan UIN Walisongo tersebut.

​INSIP sebagai Pusat Kajian Etika

​Di bawah kepemimpinannya, INSIP Pemalang diproyeksikan menjadi pusat kajian kebijakan yang memadukan nilai keislaman dengan budaya lokal. Ia menawarkan tiga peran strategis kampus: Edukasi Kebijakan: Melakukan pengabdian masyarakat melalui literasi publik berbasis budaya. Landasan Etika: Memperkuat pendidikan Islam sebagai pondasi moral dalam pengambilan kebijakan. Kolaborasi Kreatif: Menjalin kemitraan antara pemerintah, akademisi, dan pelaku seni tradisional.

​Solusi atas Tantangan Modernitas

​Dr. Amiroh tidak menampik bahwa arus modernisasi menjadi tantangan besar. Namun, ia menawarkan solusi cerdas melalui digitalisasi konten tradisional agar tetap relevan tanpa kehilangan jati dirinya. “Solusinya adalah kolaborasi. Kita butuh dukungan kebijakan dan anggaran dari pemerintah dan legislatif agar media tradisional ini bisa bertransformasi,” tegas sosok yang juga merupakan Komisioner Baznas Kabupaten Pemalang ini.

​Kegiatan diskusi ini berlangsung dinamis dengan kehadiran kurang lebih sekitar 100 peserta, termasuk jajaran sivitas akademika INSIP serta tokoh-tokoh pemuda dari KAHMI, HMI, PMII, dan Pemuda Muhammadiyah. Kehadiran lintas sektor ini menunjukkan kuatnya pengaruh pemikiran Dr. Amiroh dalam membangun sinergi di Kabupaten Pemalang dan sekitarnya( Joko Longkeyang).

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *