Example floating
Example floating
Example 728x250
BeritaHeadline NewsPemerintahan

Ahmad Luthfi di Akmil Magelang Berikan Pesan : Singkirkan Ego Sektoral demi Pembangunan!

359
×

Ahmad Luthfi di Akmil Magelang Berikan Pesan : Singkirkan Ego Sektoral demi Pembangunan!

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Harianpemalang.id, MAGELANG – Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, mengeluarkan pernyataan tegas terkait pola pembangunan di daerah. Ia mewanti-wanti agar tidak ada lagi instansi yang berjalan sendiri-sendiri tanpa koordinasi. Menurutnya, sinergi antara legislatif dan eksekutif adalah harga mati untuk mewujudkan pembangunan yang efektif.

​Hal tersebut ditegaskan Luthfi saat memberikan arahan dalam pembukaan Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah (KPPD) bagi Ketua DPRD se-Indonesia. Acara prestisius ini digelar di Kompleks Akademi Militer (Akmil) Magelang, Kamis (16/4/2026).

Advertisement
Example 300x600
Scroll kebawah untuk lihat konten

​Satu Tim Besar untuk Rakyat

​Di hadapan 500 pimpinan DPRD dari seluruh penjuru nusantara, Ahmad Luthfi menekankan bahwa keberhasilan pembangunan sangat bergantung pada integrasi lintas sektor. Ia meyakini bahwa pola kerja yang terkotak-kotak (parsial) hanya akan menghambat kemajuan.

​”Kita butuh tim besar. Mulai dari pemerintah pusat, provinsi, daerah, hingga ke tingkat desa harus berada dalam satu frekuensi. Di Jateng, kami melibatkan Forum Berlian dan perwakilan DPR RI untuk memastikan setiap masalah daerah memiliki solusi yang tuntas,” tegas Luthfi.

​Ia menambahkan, DPRD bukan sekadar pengawas, melainkan mitra strategis pemerintah daerah dalam menyusun cetak biru kebijakan yang berdampak langsung bagi masyarakat.

​Menghadapi Turbulensi Global

​Kegiatan yang diinisiasi oleh Lemhannas RI ini dijadwalkan berlangsung hingga 19 April mendatang. Gubernur Lemhannas, Ace Hasan Syadzily, dalam sambutannya menekankan pentingnya pemimpin daerah yang adaptif. Di tengah situasi dunia yang tidak menentu, pimpinan DPRD dituntut memiliki wawasan geopolitik yang luas.”Peran DPRD sangat vital. Selain legislasi dan anggaran, mereka adalah penyeimbang antara aspirasi masyarakat di daerah dengan visi besar nasional, terutama dalam mendukung program Presiden Prabowo Subianto,” ungkap Ace.

​Fokus pada Hasil Nyata

​Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya Sugiarto, yang turut hadir, menitipkan pesan agar pimpinan dewan tidak terjebak dalam rutinitas administratif semata. Ia mendorong pimpinan DPRD untuk fokus pada tiga hal utama: Ketajaman membaca arah geopolitik. Keberanian mengeksekusi program prioritas. ​Efektivitas manajemen pemerintahan.

​Melalui kursus pemantapan di “Lembah Tidar” ini, diharapkan koordinasi antara eksekutif dan legislatif semakin solid, sehingga kebijakan yang lahir benar-benar menjadi motor penggerak bagi kemajuan bangsa. **( Joko Longkeyang  ).

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *