Example floating
Example floating
Example 728x250
BeritaHeadline NewsPemerintahan

Tragedi ART Remaja di Benhil, Rizal Bawazier: Polisi Harus Ungkap Tekanan di Balik Kematian Korban

3585
×

Tragedi ART Remaja di Benhil, Rizal Bawazier: Polisi Harus Ungkap Tekanan di Balik Kematian Korban

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Harianpemalang.id, Pemalang – Kematian tragis Diva Maelisa (15), seorang Asisten Rumah Tangga (ART) asal Kabupaten Batang di kawasan Bendungan Hilir (Benhil), Jakarta Pusat, memicu reaksi keras dari parlemen. Anggota DPR RI Fraksi PKS, Rizal Bawazier, mendesak Polda Metro Jaya melakukan investigasi menyeluruh guna mengungkap tabir di balik peristiwa memilukan tersebut.

​Korban yang masih di bawah umur itu dilaporkan tewas setelah jatuh dari lantai empat sebuah rumah kos. Rizal menekankan bahwa transparansi dalam proses penyelidikan adalah harga mati untuk memberikan keadilan bagi keluarga korban.

Advertisement
Example 300x600
Scroll kebawah untuk lihat konten

​Dugaan Tekanan Psikologis Tak Wajar

​Dalam pernyataan resminya pada Sabtu (25/4/2026), Rizal Bawazier menyoroti adanya indikasi tekanan yang sangat berat yang dialami korban sebelum insiden terjadi. Menurut legislator asal Dapil Jawa Tengah X ini, sangat tidak lazim bagi remaja seusianya untuk mengambil keputusan berisiko tinggi tanpa alasan yang sangat mendesak.​”Secara psikologis, jika seseorang berani mengambil langkah ekstrem seperti itu, pasti ada tekanan luar biasa yang tengah dialami. Polisi tidak boleh berhenti pada kesimpulan sementara, telusuri lebih dalam apakah ada perlakuan tidak wajar selama ia bekerja,” tegas Rizal.

​Lebih jauh, Rizal juga meminta kepolisian memeriksa informasi mengenai adanya kejadian serupa di lokasi yang sama untuk memastikan keamanan dan legalitas operasional tempat tersebut.

​Lonceng Bahaya Pekerja Anak

​Kasus ini kembali menguak fenomena memprihatinkan tentang pekerja anak di Indonesia. Korban yang merupakan warga Desa Ngroto, Kecamatan Reban, terpaksa merantau ke Jakarta di usia yang sangat belia demi membantu ekonomi orang tua.

​Rizal menilai, minimnya lapangan kerja di daerah asal menjadi akar permasalahan yang membuat warga nekat merantau meski dalam kondisi rentan tanpa perlindungan hukum.”Ini adalah lonceng peringatan. Saya mendesak pemerintah daerah, mulai dari tingkat Camat hingga RT, untuk proaktif mengedukasi warga agar tidak melepas anak di bawah umur bekerja di luar daerah. Solusi jangka panjangnya adalah penguatan ekonomi lokal agar warga tak perlu merantau secara berisiko,” tambahnya.

​Menanti Penyelidikan Polisi

​Hingga saat ini, Polda Metro Jaya masih mendalami keterangan sejumlah saksi dan melakukan olah tempat kejadian perkara untuk memastikan penyebab pasti kematian Diva Maelisa.

​Rizal Bawazier berkomitmen untuk terus mengawal kasus ini. Ia berharap tragedi yang menimpa Diva menjadi evaluasi besar bagi pemerintah dalam memperketat pengawasan terhadap perlindungan tenaga kerja sektor domestik, khususnya yang melibatkan remaja di bawah umur.**( Joko Longkeyang).

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *