Harianpemalang.id, Pemalang – Wajah Lembah Bukit Tangkeban, Kecamatan Pulosari, dipastikan bakal semakin cantik di masa depan. Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro, menginisiasi penanaman ratusan bibit pohon Tabebuya sebagai bagian dari upaya pelestarian alam sekaligus penguatan karakter aparat desa, Rabu (29/4/2026).

Aksi lingkungan ini melibatkan 123 perangkat desa terpilih hasil seleksi tahun 2025. Bukan tanpa alasan, pemilihan lokasi di destinasi wisata populer ini bertujuan untuk menumbuhkan rasa memiliki terhadap potensi daerah dan kesadaran ekologis sejak dini bagi para pelayan publik tersebut.
Simbol Dedikasi dan Pelayanan
Bupati Anom menegaskan bahwa menanam pohon adalah metafora dari membangun fondasi pemerintahan desa yang kokoh. Menurutnya, perangkat desa yang peduli pada alam cenderung akan lebih tulus dalam melayani masyarakatnya.”Kita menanam pohon keras jenis Tabebuya ini lebih dari seratus batang. Ini adalah simbol bahwa pemerintahan desa ke depan harus tumbuh kuat, memberikan keteduhan, dan memberikan manfaat nyata bagi warga,” ujar Anom di lokasi kegiatan.
Sinergi Membangun Desa
Kegiatan ini juga menjadi pembuka dari rangkaian pembinaan intensif bagi para perangkat desa baru. Dengan terjun langsung ke lapangan, diharapkan terjalin koordinasi yang lebih erat antarperangkat desa di wilayah Pulosari.”Kegiatan ini penting bagi lingkungan kita. Ini bagian dari komitmen pemerintah daerah yang tidak akan pernah berhenti untuk selalu bersahabat dengan alam,” tambah Bupati dengan lugas.
Dukungan Lintas Instansi
Agenda penghijauan ini turut dikawal oleh sejumlah pejabat teras, di antaranya Asisten I Pemerintahan dan Kesra Tutuko Raharjo, Kepala Dinpermasdes Andri Adi, serta Camat Pulosari Arif Senoaji. Hadir pula Kepala BPJS Ketenagakerjaan Pemalang, Diyah Lestari Hidayanti, yang memberikan dukungan penuh terhadap kesejahteraan dan kapasitas SDM di tingkat akar rumput.
Dengan penanaman pohon Tabebuya ini, Pemerintah Kabupaten Pemalang berharap Bukit Tangkeban tidak hanya menjadi paru-paru wilayah, tetapi juga menjadi saksi lahirnya generasi perangkat desa yang berintegritas dan cinta lingkungan.











