Example floating
Example floating
Example 728x250
BeritaHeadline NewsPemerintahan

Sinergi BAZNAS: Jadikan Momentum DAM Haji Dongkrak Pendapatan Peternak Lokal

2
×

Sinergi BAZNAS: Jadikan Momentum DAM Haji Dongkrak Pendapatan Peternak Lokal

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Harianpemalang.id, Pemalang – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) terus melakukan terobosan dalam mengoptimalkan pengelolaan dana sosial keagamaan. Berkolaborasi dengan Kementerian Agama, BAZNAS memanfaatkan momentum ibadah untuk menggerakkan roda ekonomi daerah melalui agenda Seremonial Event DAM Haji Tahun 2026 yang digelar di Balai Ternak Lestari Makmur, Desa Warungpring, Jumat (29/5/2026).

​Langkah strategis ini dihadiri langsung oleh Wakil Ketua BAZNAS RI, Zainut Taukhid, bersama Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag RI, Abu Rokhmad. Hadir pula mengawal acara, Kakanwil Kemenag Jateng Saiful Mujab, Kabid Urais Kanwil Kemenag Jateng Akhmad Farkhan, serta Kepala Kantor Kemenag Pemalang Sarif Hidayat.

Advertisement
Example 300x600
Scroll kebawah untuk lihat konten

​Wakil Ketua BAZNAS RI, Zainut Taukhid, menegaskan bahwa tata kelola DAM haji saat ini memberikan dampak nyata yang berputar di dalam negeri, khususnya bagi sektor peternakan di pedesaan.

​”Di wilayah Jawa Tengah, BAZNAS aktif memberdayakan puluhan balai ternak binaan. Pengadaan hewan untuk keperluan DAM haji ini menjadi stimulus ekonomi yang sangat berharga bagi para peternak lokal kita. Lewat intervensi stimulus dari BAZNAS RI, kami berkomitmen mendampingi para mustahik agar kapasitas ekonomi mereka meningkat hingga menjadi muzaki,” terang Zainut Taukhid.

​Trisula Penggerak Kesejahteraan Umat

​Sejak tahun 2024, sistem pengelolaan daging DAM haji telah bertransformasi. Hewan disembelih dan dagingnya dikirimkan kembali ke tanah air untuk didistribusikan langsung ke daerah asal jemaah haji, sehingga manfaatnya dirasakan oleh warga yang membutuhkan.

​Dirjen Bimas Islam Kemenag RI, Abu Rokhmad, menambahkan bahwa program kemanusiaan ini sejalan dengan komitmen Presiden RI Prabowo Subianto yang menaruh perhatian besar pada penanggulangan kemiskinan.

​”Kemenag, BAZNAS, dan pemerintah daerah harus solid bergerak sebagai trisula pengetas kemiskinan, termasuk di Kabupaten Pemalang. Transformasi nasib masyarakat harus dipacu secara simultan lewat akses pendidikan, penataan lingkungan, dan program pemberdayaan ekonomi umat,” urai Abu Rokhmad.

​Komitmen Transparansi Global

​Pihak BAZNAS memastikan bahwa seluruh lini pengelolaan program DAM haji ini mengedepankan prinsip akuntabilitas tinggi dan keterbukaan, sehingga amanah dari para jemaah haji benar-benar tersampaikan menjadi aksi sosial kemasyarakatan yang tepat sasaran.

​Dengan terlaksananya program di Warungpring ini, Kemenag Pemalang bersama BAZNAS berharap jalinan sinergi ini melahirkan dampak berkelanjutan. Tujuannya agar pengelolaan daging DAM haji tidak sekadar menjadi bantuan konsumtif sesaat, melainkan stimulan jangka panjang bagi kemandirian ekonomi masyarakat.( Joko Longkeyang).

 

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *