PEMALANG, Harianpemalang.id – Akselerasi pembangunan infrastruktur yang kokoh dan berjangka panjang terus menjadi prioritas utama di Kabupaten Pemalang. Langkah konkret ini terlihat jelas pada proyek rekonstruksi total ruas jalan strategis yang menghubungkan wilayah Iser dengan Kendalsari, yang kini telah memasuki tahapan paling menentukan.
Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Pemalang mengonfirmasi bahwa tim teknis di lapangan saat ini sedang berfokus pada pengecoran bahu jalan dengan metode rigid beton. Intervensi infrastruktur ini sengaja dirancang agar badan jalan menjadi jauh lebih lapang sekaligus memiliki daya dukung maksimal dalam menahan beban arus lalu lintas yang padat.
Demi menjamin hasil yang presisi dan tidak asal-asalan, kendali mutu dilakukan secara berlapis. Petugas lapangan secara berkala menggelar pengujian slump test untuk memastikan konsistensi dan mutu campuran beton semen yang dihamparkan telah memenuhi standar baku teknis yang disyaratkan.
Jauh sebelum proses pengerasan ini berjalan, DPUPR Pemalang telah menuntaskan pembenahan struktural yang cukup kompleks. Pengondisian lahan tersebut meliputi pengerahan ekskavator untuk mendirikan talud (dinding penahan tanah), penataan batu kali di area drainase demi mencegah risiko gerusan air, hingga pembersihan total sempadan jalan untuk menciptakan ruang pandang yang ideal bagi pengendara.
Langkah masif ini sekaligus menjadi sinyal tegas dari Pemerintah Kabupaten Pemalang yang kini mengedepankan solusi permanen dan mulai meninggalkan pola perbaikan tambal sulam. Kebijakan ini berfokus pada penguatan fondasi utama jalan agar jalur konektivitas antarwilayah ini mampu bertahan bertahun-tahun sebagai urat nadi aktivitas harian warga.
Sehubungan dengan adanya aktivitas alat berat dan proses pematangan beton yang membutuhkan waktu pengeringan sempurna, manajemen lalu lintas condong diberlakukan secara situasional di area proyek. Pihak DPUPR Kabupaten Pemalang mengimbau dengan sangat agar masyarakat yang melintas di kawasan Iser–Kendalsari senantiasa berhati-hati, mengurangi kecepatan, serta mengikuti arahan dari petugas demi keselamatan bersama.
Dengan ritme kerja yang terus dipacu, koridor Iser–Kendalsari ini diharapkan segera bertransformasi menjadi jalur logistik yang aman, nyaman, dan minim hambatan. Konektivitas yang semakin mantap ini diyakini akan langsung memicu akselerasi pertumbuhan ekonomi lokal dan membawa dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat Pemalang. ( Joko Longkeyang).











