PEMALANG, Harianpemalang.id — Transformasi besar di depan mata. Institut Agama Islam Pemalang (INSIP) bersiap menaikkan statusnya menjadi Universitas Islam Pemalang (USIP). Demi memuluskan langkah tersebut, puluhan dosen INSIP digembleng melalui kegiatan Penilaian Key Performance Indicator (KPI) secara intensif pada Selasa, (4/8/2026).
Asesmen ini digelar bukan tanpa alasan. Wakil Rektor II INSIP, Arina Athiyallah, mengungkapkan bahwa perubahan status menjadi universitas menuntut lompatan mutu yang signifikan, bukan sekadar pergantian papan nama institusi semata.
”Penilaian Key Performance Indicator menjadi momentum bagi seluruh dosen untuk terus meningkatkan produktivitas, inovasi, dan kontribusi nyata dalam pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Kesiapan dosen merupakan fondasi utama dalam menyongsong lahirnya Universitas Islam Pemalang,” ujar Arina.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa penilaian KPI ini dirancang untuk membedah dan mengukur kinerja dosen secara komprehensif. Aspek yang dinilai mencakup pilar Tri Dharma Perguruan Tinggi, mulai dari efektivitas pengajaran, produktivitas riset, pengabdian masyarakat, publikasi ilmiah, hingga inovasi teknologi dan kontribusi strategis bagi kampus.
Langkah taktis ini diambil agar seluruh tenaga pendidik memiliki standar kompetensi yang selaras dengan iklim kompetisi perguruan tinggi modern yang kian ketat.
Hasil dari asesmen KPI ini nantinya tidak akan berhenti sebagai angka statistik belaka. Pihak kampus memastikan data tersebut bakal dijadikan cetak biru (blueprint) untuk merancang program akselerasi kompetensi dosen, mendongkrak kualitas ruang kelas, serta memperkuat daya saing global institusi.
Dengan gelora semangat transformasi yang membahana, INSIP optimistis mampu bertransformasi menjadi USIP yang berdaya saing tinggi serta sukses melahirkan bibit-bibit SDM unggul demi kemajuan bangsa.*( Ahmad Joko).











