PEMALANG, Harianpemalang.id – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pemalang menjadi pusat perhatian nasional pada Jumat (26/6/2026). Sebuah acara bergengsi bertajuk Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam berupa Nikah Massal sekaligus Peluncuran Plangisasi Penyuluh Agama Islam berlangsung meriah dengan kehadiran langsung Menteri Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, M.A. Komandan Kodim (Dandim) 0711/Pemalang, Letkol Inf. Edy Wibowo, S.Sos., turut hadir memberikan dukungan penuh terhadap agenda strategis ini.
Kehadiran orang nomor satu di lingkungan Kementerian Agama tersebut disambut hangat oleh jajaran Forkopimda Kabupaten Pemalang, termasuk Bupati Anom Widyantoro, Kapolres AKBP Rendy Setia Permana, dan Kepala Kemenag setempat, Dr. H. Syarif Hidayat, M.Si. Suasana kian khidmat saat rombongan menteri disambut dengan Tari Gambyong khas Pemalang dan pengalungan sarung goyor, simbol keramahan budaya lokal.
Acara ini bukan sekadar seremonial administratif, melainkan momentum penting untuk memperkuat pelayanan keagamaan dan membangun fondasi keluarga yang harmonis. Dua puluh pasangan calon pengantin dari berbagai latar belakang ekonomi mengikuti prosesi akad nikah massal yang dipimpin oleh para penghulu se-Kabupaten Pemalang. Prosesi dilanjutkan dengan tradisi Gebuk Sakinah, sebuah ritual simbolis yang menggambarkan harapan akan kehidupan rumah tangga yang penuh keberkahan.
Dalam tausiyahnya, Menteri Agama Nasaruddin Umar menekankan bahwa akad nikah memiliki dimensi multidimensi: hukum negara, syariah Islam, dan nilai adat istiadat. Ia mengingatkan bahwa pernikahan adalah perjanjian suci yang menyatukan dua keluarga besar. “Kehidupan rumah tangga tidak akan lepas dari ujian. Setiap persoalan hendaknya diselesaikan dengan pendekatan keagamaan, mengedepankan musyawarah dan doa,” pesannya kepada para mempelai.
Puncak acara ditandai dengan peluncuran Plangisasi Penyuluh Agama Islam oleh Menteri Agama bersama Forkopimda. Program ini bertujuan memudahkan masyarakat mengakses layanan bimbingan keagamaan melalui identifikasi visual yang jelas di setiap wilayah. Rangkaian kegiatan juga diisi dengan pelepasan burung merpati, penanaman pohon, dan kirab pengantin sebagai simbol perdamaian dan kelestarian lingkungan.
Dandim 0711/Pemalang, Letkol Inf. Edy Wibowo, menyatakan apresiasi tinggi atas terselenggaranya kegiatan bernilai sosial dan spiritual tersebut. Menurutnya, keterlibatan TNI dalam acara lintas sektoral seperti ini merupakan wujud nyata dukungan terhadap stabilitas sosial.”Nikah massal ini bukan hanya membantu masyarakat dalam memperoleh legalitas pernikahan, tetapi juga menjadi wujud nyata kepedulian pemerintah dalam membangun ketahanan keluarga sebagai pondasi bangsa. Kodim 0711/Pemalang siap mendukung setiap program lintas sektoral yang memberikan manfaat bagi masyarakat serta memperkuat persatuan, kerukunan, dan nilai-nilai keagamaan di Kabupaten Pemalang,” ujar Dandim.
Usai menghadiri rangkaian acara di Kantor Kemenag, Menteri Agama RI beserta rombongan melaksanakan Salat Jumat berjamaah di Masjid Agung Nurul Kalam sebelum melanjutkan perjalanan dinas ke Kota Pekalongan. Kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah, dan instansi vertikal seperti TNI ini diharapkan dapat terus melahirkan program-program inovatif yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat, khususnya dalam penguatan institusi keluarga. ( Joko Longkeyang).











