Harianpemalang.id, Pemalang – Pemerintah Kabupaten Pemalang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) kini tengah memberikan perhatian serius pada perbaikan infrastruktur di wilayah selatan. Proyek yang bertajuk Rekonstruksi Ruas Jalan Paket 7 resmi digulirkan untuk menjawab kebutuhan akses jalan yang lebih baik bagi masyarakat.
Proyek strategis ini mencakup dua jalur vital, yakni Ruas Belik–Watukumpul dan Ruas Gejos–Tlagasana. Nilai investasi yang dikucurkan pun tidak main-main, mencapai Rp3.936.966.412 yang bersumber dari anggaran daerah.
Kepala Bidang Bina Marga DPUTR Kabupaten Pemalang, Joko Tri Asmoro, menyatakan bahwa pihaknya telah menginstruksikan percepatan pembangunan dengan tetap mengedepankan kualitas.”Pengerjaan Paket 7 ini kami targetkan rampung dalam 120 hari kerja. Saat ini penyedia jasa CV Rekan Rukun Berkarya sudah mulai bergerak di bawah pengawasan konsultan Global Desain,” ungkap Joko Tri Asmoro melalui sambungan WhatsApp, Selasa (21/4/2026).
Pengawasan Ketat, Pastikan Mutu Maksimal
Agar anggaran miliaran rupiah tersebut menghasilkan kualitas jalan yang awet, DPUTR menerjunkan tim pengawas lapangan secara intensif. Pemantauan dilakukan guna memastikan material dan teknik pengerjaan sesuai dengan kontrak.
Staf UPJI 2, Sugito, yang ditemui langsung saat memantau alat berat di lokasi proyek, menegaskan komitmennya untuk mengawal pengerjaan tersebut hingga tuntas.”Kami dari UPJI 2 melakukan pengawasan secara melekat dan kontinu. Ini penting agar hasilnya maksimal dan tidak mengecewakan. Target kami adalah masyarakat Pemalang bisa menikmati jalan yang halus dan aman,” tegas Sugito.
Dengan dimulainya pengerjaan pada Paket 7 ini, mobilitas warga di kecamatan Belik dan Watukumpul diharapkan segera pulih, sekaligus memperlancar jalur distribusi ekonomi yang selama ini terkendala kondisi jalan.( Joko Longkeyang).





