PEMALANG, Harianpemalang.id — Pengesahan Rancangan Peraturan Daerah tentang APBD Kabupaten Pemalang Tahun Anggaran 2027 menjadi momentum penting arah kebijakan pembangunan daerah. Keputusan strategis tersebut resmi disepakati dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Pemalang yang berlangsung di Ruang Rapat Paripurna, Kamis (15/10/2026).

Rapat paripurna yang dipimpin oleh Ketua DPRD Kabupaten Pemalang, Martono, tersebut dihadiri oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Pemalang, Nurkholes, jajaran legislator dari seluruh fraksi, para kepala perangkat daerah, serta tamu undangan.
Penandatanganan nota persetujuan bersama antara Plt. Bupati Nurkholes dan Ketua DPRD Martono menandai rampungnya pembahasan Raperda APBD 2027. Kesepakatan ini menjadi pijakan resmi Pemkab Pemalang dalam menjalankan roda pemerintahan dan merealisasikan program prioritas untuk kesejahteraan masyarakat.
Geber 99 Proyek Jalan Poros dan Akses Wisata
Dalam pemaparannya, Plt. Bupati Pemalang Nurkholes mengungkapkan bahwa pembenahan infrastruktur tetap memegang porsi utama dalam APBD 2027. Pemkab Pemalang berkomitmen menyelesaikan pekerjaan jalan yang tertunda sekaligus memperbaiki titik-titik kerusakan di wilayah strategis.
”Pada tahun 2027 kita masih melanjutkan pembangunan infrastruktur, khususnya 99 titik infrastruktur jalan. Pekerjaan yang belum selesai pada tahun sebelumnya akan kita lanjutkan, kemudian bagian-bagian yang masih membutuhkan perbaikan juga akan kita benahi,” tegas Nurkholes.
Ia menambahkan, penanganan difokuskan pada ruas jalan poros dan akses menuju destinasi wisata. Adapun untuk area perkotaan, fokus pemerintah diarahkan pada pemeliharaan rutin fasilitas publik yang sudah tersedia.
Mewujudkan Sekolah Ramah Anak Bebas Perundungan
Di bidang pendidikan, perhatian Pemkab Pemalang tidak hanya tertuju pada pemeliharaan fisik gedung sekolah, tetapi juga pada pembentukan karakter dan lingkungan belajar yang kondusif. Langkah ini diambil guna mengantisipasi maraknya kasus kekerasan di lingkungan pendidikan.
”Yang paling penting adalah bagaimana membangun sekolah yang ramah, aman, dan nyaman. Kita berharap tidak terjadi lagi kasus perundungan di lingkungan pendidikan Kabupaten Pemalang,” ujar Nurkholes.
Wajah Baru Pantai Widuri: Siap Hidup Hingga Malam Hari
Sektor pariwisata turut mendapat sentuhan pembenahan besar, khususnya objek wisata ikonik Pantai Widuri. Penataan kawasan ini dirancang untuk menciptakan daya tarik baru melalui pembenahan fasilitas, kebersihan, serta penyelenggaraan berbagai kegiatan berkala.
”Widuri juga akan kita renovasi dan tata ulang agar lebih nyaman. Kita harapkan ke depan Pantai Widuri bisa beroperasi hingga malam hari,” pungkasnya.
Persetujuan Raperda APBD 2027 ini diharapkan mampu menjadi mesin penggerak perekonomian Pemalang, sekaligus memastikan hasil pembangunan dapat dirasakan langsung oleh seluruh lapisan masyarakat.











